Seorang Pasien Positif Covid-19 di Bantul Meninggal Dunia

Suasana pemakaman guru besar UGM, Prof Iwan Dwiprahasto di Pemakaman Sawitsari UGM, Selasa (24/3/2020). - Ist/ Dok Humas UGM
05 April 2020 12:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Seorang pasien positif terjangkit Coronavirus Disease atau Covid-19 asal Kecamatan Kasihan, Bantul, dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih. Pasien atas nama AH, 71, tersebut meninggal dunia, Minggu (5/4/2020) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso. “Hari ini kami memerima pemberitahuan resmi dari RS Panti Rapih yang menjelaskan pasien atas nama AH, sebagai pasien confirmed positif Covid-19 dinyatakan meninggal hari ini,” kata Sri Wahyu.

Sri Wahyu mengatakan penyebab meninggalnya pasien tersebut selain terinveksi virus Corona juga sudah mempunyai penyakit kronis yang berat, yakni gagal ginjal dan lekeumia.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa dokter Oky ini mengatakan bahwa riwayat penularan pasien tersebut setelah pasien pulang dari Singapura dalam rangka berobat penyakit kronisnya.

“Untuk keluarga yang berkontak erat dengan pasien sampai saat ini tetap diberlakukan pemantauan sampai selesai 14 hari sejak kontak terakhir,” kata Oky.

“Menurut informasi jenazah hari ini sudah dikremasi di Prambanan,” imbuh Oky lagi.

Oky menambahkan sebelum AH dinyatakan harus isolasi di Panti Rapih, psien itu tinggal bersama anaknya di Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Namun dari alamat yang sesuai kartu tanda penduduk (KTP) berasal dari Gondokusuman, Jogja.