Tak Perlu Takut dengan Petugas Medis!

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (kanan) saat meninjau laboratorium virologi, BBTKLPP Yogyakarta di Jalan Imogiri Timur Km. 8 Baturetno, Banguntapan, Bantul, Rabu (18/3/2020). - Harian Jogja/Sunartono.
07 April 2020 08:07 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Pelaksana Harian Direktur Utama RSUP Sardjito Rukmono Siswihanto mengakui memang ada kecenderungan orang takut dengan petugas medis yang menangani pasien Covid-19. Namun menurutnya, ketakutan itu tidak perlu terjadi.

"Tidak semua, tetapi ada kecendurangan orang takut petugas [yang menangani Covid-19], sebenarnya [ketakutan] itu tidak perlu," katanya usai bertemu Sultan di Kepatihan, Senin (6/4/2020). 

Ia memastikan telah ada protokol tersendiri bagi petugas medis atau dokter yang secara langsung menangani Covid-19. Antara lain harus membasa baju cadangan, sehingga petugas medis harus ganti dengan baju yang bersih jika setelah selesai melakukan penanganan.

"Kita [protokolnya] harus mandi ganti baju, harus pakai baju cadangan, pulang harus ganti kalau kontak langsung dengan pasien," ujarnya. 

Rukmono mengatakan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X akan membantu mengatasi persoalan tersebut dengan menyediakan tempat khusus untuk tenaga medis.

"Tetapi sudah dibantu oleh Ngarso Dalem, kalau memang diperlukan [tempat khusus tenaga medis], karena ada banyak alasan orang [tenaga medis] tidak bisa pulang," ucapnya.