Demi Kebutuhan Darah, PMI Sleman Jemput Bola

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (kanan) saat meninjau lokasi donor darah di Kodim 0732/Sleman, Selasa (7/4). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
07 April 2020 14:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman kian gencar menggelar donor darah guna mencukupi kebutuhan darah di Bumi Sembada. Pasalnya, selama masa pandemi Covid-19, jumlah pendonor kian minim, sehingga menyebabkan stok darah pun kian menipis.

Lantaran terbentur imbauan social distancing, PMI Sleman pun berinisiatif menggelar donor darah dengan cara mendatangi langsung si pendonor. "Untuk memenuhi kebutuhan stok darah, kami jemput bola. Ini karena pergerakan orang juga dibatasi. Kami langsung datang ke tempat pendonor darah juga agar ada social distancing," kata Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun saat mendampingi PMI Sleman melakukan kegiatan donor darah di Kodim 0732/Sleman, Selasa (7/4/2020).

Dia menjelaskan kebutuhan darah di Sleman per harinya sebanyak 50-70 kantong. Sebelum pandemi Covid-19, kata dia, PMI Sleman dapat mengumpulkan antara 50-75 kantong per harinya. "Tetapi saat ini PMI hanya mampu mengumpulkan 25 sampai 30 kantong saja per hari," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, Pemkab memerintahkan aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri turut mendonorkan darahnya. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan darah yang mengalami penurunan drastis. "Saat ini, sudah ada persediaan 100 kantong. Jadi tidak perlu khawatir”, ucapnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0732/Sleman, Letkol Inf Diantoro mendukung penuh perintah untuk donor darah bagi para TNI. Dia mengaku telah menyiapkan prajuritnya sebanyak 61 orang untuk mengikuti donor darah.

Kegiatan donor darah, menurut dia juga dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, yakni memberikan jarak antara satu pendonor dengan pendonor lainnya. "Saya berharap dengan kegiatan tersebut dapat memberikan sumbangsih terhadap ketersediaan stok darah di Kabupaten Sleman," katanya.