Pulang dari Jakarta, Satu Keluarga di Bantul Positif Terinfeksi Corona

Ilustrasi - Freepik
12 April 2020 19:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah pasien yang terinfeksi Coronavirus Disease atau Covid-19 di Bantul bertambah tiga menjadi tujuh orang. Tiga pasien positif Covid-19 terbaru adalah satu keluarga yang baru melakukan perjalanan dari Jakarta.

Tiga pasien positif di Bantul tersebut adalah laki-laki berusia 53 tahun, perempuan berusia 50 tahun, dan laki-laki berusia 22 tahun. “Iya benar [satu keluarga] terdiri dari bapak, ibu dan anak,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Infeksi Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, saat dihubungi Minggu (12/4/2020).

Sri Wahyu belum banyak mengetahui soal riwayat satu keluarga asal Kecamatan Kasihan tersebut secara bersamaan hasil tes swab-nya positif. Namun berdasarkan informasi sementara, kata dia, salah satu dari anggota keluarga itu, yakni si bapak sudah sakit terlebih dahulu di Jakarta.

Kemudian istri dan anaknya ikut menunggu si bapak saat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. Namun saat sakit di Jakarta, penyakitnya bukan Covid. “Yang jelas di Jakarta bukan pengobatan Covid,” kata Sri Wahyu.

Satu keluarga tersebut pulang ke Bantul, kemudian berobat ke Jogja International Hospital (JIH). Dari rumah sakit tersebut ketiganya dicek swab dan hasilnya positif Covid-19. Setelah dinyatakan positif, ketiga pasien tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati dan PKU Muhammadiyah Bantul.

Pria yang akrab disapa dokter Oky itu belum bisa melacak kapan ketiga pasien itu tiba di Bantul, “Pulang ke Bantul tanggalnya tidak tahu. Pulang langsung dirawat di JIH. Yang ambil swab JIH,” ujar Oky.

Dengan bertambahnya tiga pasien positif Covid-19, pasien positif Corona di Bantul per Minggu (12/4), pukul 16.20 WIB sebanyak tujuh orang. Selain di RSUD Panembahan Senopati dan PKU Muhammadiyah Bantul, pasien positif lainnya dirawat di RSPAU Hardjolukito, Sardjito, RSUD Sleman, dan RSUD  Jogja.

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit berjumlah 43 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak  enam orang.