Jabatan Kepala Bappeda Kulonprogo Kosong, Bupati Pasrah Pansel

ILustrasi lelang jabatan - JIBI
13 April 2020 12:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Jabatan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulonprogo, saat ini kosong pasca Agus Langgeng Basuki yang sebelumnya menduduki posisi tersebut mundur untuk berkompetisi dalam pemilihan Wakil Bupati Kulonprogo sisa masa jabatan 2017-2022.

Sesuai aturan yang ditentukan Sekber Pemilihan Wabup Kulonprogo sisa masa jabatan 2017-2022, seluruh calon wabup yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) wajib mundur dari pekerjaan tersebut. Berkas pengunduran diri itu kemudian dilampirkan sebagai salah satu syarat administrasi untuk maju dalam bursa pilwabup.

Adapun Langgeng telah mengajukan pengunduran diri itu kepada Bupati Kulonprogo, beberapa hari sebelum rapur pilwabup yang digelar DPRD Kulonprogo di gendung dewan, pekan lalu. "Iya sekarang yang bersangkutan sudah mundur," kata Bupati Kulonprogo, Sutedjo, saat ditemui di kompleks Pemkab Kulonprogo, Senin (13/4/2020).

Dengan pengunduran diri itu, maka jabatan Kepala Bappeda Kulonprogo saat ini kosong sehingga harus diisi sosok baru.

Terkait hal tersebut, Sutedjo menyatakan bakal menyerahkan seluruh proses pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama itu sesuai prosedur yang berlaku. Kader PAN ini juga menegaskan tidak akan banyak terlibat dalam proses tersebut.

"Karena ini kan sudah ada aturannya, dalam pemilihan nanti sudah ada panitia seleksi [pansel], sebelum sampai ke tahap itu, kita juga harus minta izin dulu kepada Badan Kepegawain Negara [BKN], baru kemudian akan dilakukan seleksi," ujarnya.

Disinggung soal ada tidaknya kriteria khusus untuk calon pengisi kekosongan Kepala Bappeda, Sutedjo kembali menegaskan bahwa hal itu bakal diserahkan sepenuhnya kepada pansel JPT pratama "Biar pansel yang menentukan," ucapnya.