Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Sembilan remaja diamankan Polsek Kotagede setelah diketahui keluyuran pada dini hari dan membawa beberapa batu, di Jembatan Tegalgendu, Minggu (19/4/2020). Diduga, kesembilan remaja ini hendak membuat onar.
Kapolsek Kotagede, Kompol Dwi Tavianto, menuturkan kejadian bermula ketika kesembilan remaja yang menaiki empat motor ini ditegur warga yang sedang ronda di sekitar Jembatan Tegalgendu, pukul 03.00 WIB. “Warga berhasil menghentikan, saat ditanya identitas, tidak ada yang membawa,” ujarnya, Minggu.
Saat diperiksa, warga menemukan tiga buah batu pecahan batako pada salah satu remaja. Warga pun melapor Polsek Kotagede dan rombongan remaja langsung dibawa ke Kantor Polsek Kotagede untuk pemeriksaan lebih lanjut. Empat sepeda motor, Sembilan handphone dan tiga STNK diamankan sebagai barang bukti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sebagai perusahaan BUMN yang berkelanjutan, PT Pegadaian terus memperluas cakupan program kemitraan dan bina lingkungan yang menyentuh masyarakat.
Dispar Kota Jogja mempercepat sertifikasi halal sektor wisata dan kuliner untuk menyambut pemberlakuan wajib halal Oktober 2026.
Penanaman budaya, karakter, dan nilai moral harus dimulai dari lingkungan keluarga agar keistimewaan DIY tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
Royalti musik DIY masih rendah. Kemenkum DIY dan LMKN mendorong hotel, kafe, dan pusat belanja patuh membayar royalti musik.
Pergeseran tren wisata global menuju wellness tourism dibahas dalam Stipram Creative Venture Fest 2026 di Yogyakarta.