Wisatawan Ngeyel Bikin Resah Warga Pesisir

Pantai Baron, Gunungkidul - Istimewa
21 April 2020 20:12 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sejumlah warga di kawasan Pantai Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, merasa resah dengan banyaknya wisatawan ngeyel yang nekat masuk ke Pantai Kukup dan sekitarnya meski saat ini seluruh objek wisata di Gunungkidul masih ditutup.

Seorang warga bernama Muji mengaku jengkel dengan tindakan wisatawan yang tidak mengindahkan anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing serta tak melakukan perjalanan wisata. "Sejumlah kendaraan yang mencoba masuk langsung kami halau. Mereka kami imbau untuk tidak nekat berwisata," kata Muji, Selasa (21/4/2020).

Muji menuturkan sejumlah pengunjung yang mencoba masuk ke objek wisata pantai didominasi pengunjung dengan kendaran pribadi. Padahal, melalui papan pengumuman di TPR, Pemkab Gunungkidul sudah mengimbau untuk tidak memasuki kawasan wisata. "Mereka masih ngeyel ingin masuk meski pemerintah menutup seluruh objek wisata," katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, menekankan kepada seluruh calon wisatawan baik lokal maupun mancanegara, bahwa situasi saat ini belum memungkinkan untuk berwisata. Oleh karena itu, jajarannya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan wisata ke semua objek wisata di tengah pandemi Corona. "Kami melarang wisatawan untuk berwisata sesuai maklumat Kapolri," kata Hary saat ditemui Harian Jogja, Selasa.

Hary menuturkan Dispar Gunungkidul telah menempatkan petugas jaga di sejumlah pos tempat pemungutan retribusi (TPR) selama 24 jam sebagai bentuk antisipasi masuknya wisatawan yang nekat berkunjung di tengah imbauan pemerintah untuk social distancing sebagai upaya untuk menekan penyebaran Corona. "Kami tugaskan personel jaga di pos TPR dan ada dukungan dari warga dan pemerintah desa setempat untuk menjaga jalur masuk ke pantai," kata dia.