Advertisement
3 Warga Wonosari yang Positif Terinfeksi Corona Ternyata Bertetangga
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pemkab Gunungkidul menyatakan tiga warga di Kecamatan Wonosari yang positif Covid-19 tinggal bertetangga.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, upaya penelusuran terkait siapa yang kontak dengan tiga pasien positif Covid-19, terus dilakukan. Hanya saja, ia belum bisa memberikan rincian karena proses masih berlangsung. “Tracing masih berjalan dan hingga sekarang belum ada perkembangan berarti,” katanya, Kamis (23/4/2020).
Advertisement
Dia menjelaskan, untuk tiga pasien yang positif berasal dari satu lingkungan karena saling bertetangga. Hingga saat ini, ketiga pasien masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari. “Terus dipantau. Untuk masyarakat tidak perlu panik karena terpenting tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah ditentukan seperti menggunakan masker, jaga jarak hingga cuci tangan dengan sabun,” katanya.
Lantaran adanya tiga pasien positif Covid-19 tersebut, sebanyak 30 warga terpaksa harus isolasi mandiri.
“Mereka melakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk kebutuhan makanan, kami pasok,” kata Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Tumija kepada Harianjogja.com, Kamis (23/4/2020).
Menurut dia, untuk kebutuhan logistik, pemdes memiliki alokasi dana sosial sebesar Rp30 juta. Selain itu, ada juga bantuan dari masyarakat untuk membantu dalam upaya menyukseskan karantina mandiri tersebut. “Terus dibantu dan untuk logistiki yang disalurkan nominalnya sudah mencapai lebih dari Rp10 juta,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan PAD Wisata Awal 2026 Dorong Target Rp60 Miliar di Gunungkidul
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
- Pemkab Bantul Bebaskan Pajak LP2B dan Siapkan Seragam Gratis di 2026
- Kasat Lantas Sleman Diganti Seusai Temuan Audit Itwasda Polda DIY
Advertisement
Advertisement




