Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Siapkan Rantai Pasok SAF
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Sejumlah warga negara India yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di Masjid jami\' Al-ittihad di Caturtunggal, Depok, Sleman, Rabu (22/4/2020)./Ist\n\n
Harianjogja.com, SLEMAN- Teka-teki lokasi isolasi bagi WNA India yang juga anggota JEmaah Tabligh jaringan internsional, akhirnya terjawab. Pemerintah DIY mengisolasi mereka ke Balai Diklat Pemda DIY di Tamantirto, Kasihan, Bantul, Selasa (28/4/2020).
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan Balai PMD Kemendagri, Kalasan, tidak dijadikan sebagai tempat karantina bagi WNA India. Sebagai gantinya, mereka menjalani masa karantina di Balai Diklat milik Pemda DIY di Gunung Sempu, Kasihan Bantul. Untuk masalah WNA India, katanya, seluruhnya diambil alih oleh Pemda DIY.
"Yang WNA India hari ini (kemarin) sudah dipindah ke Balai Diklat DIY, tidak jadi melaksanakan karantina di Balai PMD Kalasan," jelas Evie, Selasa (28/4/2020).
Menurut Evie, proses pemindahan WNA India yang negatif Covid-19 dilakukan oleh Tim Covid-19 DIY dari dua lokasi berbeda. Lima orang yang sebelumnya dirawat di RSPAU Hardjolukito dan hasil swab-nya negatif Covid-19, dibawa petugas ke lokasi karantina. Petugas juga menjemput enam WNA lainnya dari Masjid Al-Ittihad Karangwuni, Depok untuk diantar ke lokasi karantina.
"Lima orang WNA India yang sebelumnya dirawat di Hardjolukito dibawa langsung ke lokasi karantina. Begitu juga yang di masjid diantar ke Balai Diklat DIY. Total semuanya 11 orang," katanya.
Setelah proses pemindahan kesebelas WNA India tersebut, petugas melakukan sterilisasi area masjid dengan penyemprotan disinfektan. Hal ini dilakukan agar area masjid tersebut aman dari penyebaran Covid-19. "Jadi saat ini semua WNA India berada di Gunung Sempu dan masjid sudah disemprot (disinfektan)," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.