Tangani Covid-19, BOB Libatkan UMKM di DIY

Kegiatan penyemprotan disinfektan di kantor BOB Jalan Faridan M. Noto, Kotabaru, Kota Jogja, Kamis (30/4/2020). Giat itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. - Harian Jogja/Sunartono.
30 April 2020 20:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) melibatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam upaya membantu penanganan Covid-19 di DIY. Terutama dalam memproduksi logistik untuk disalurkan kepada pelaku wisata terdampak corona di DIY.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur Indah Juanita menjelaskan pihaknya melibatkan puluhan UMKM di DIY dalam upaya membantu logistik penanganan terdampak Covid-19. Ia mencontohkan dalam pembuatan sedikitnya 5.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat, melibatkan sebanyak 65 penjahit lokal di DIY. Kemudian pengadaan gentong sebagai tempat untuk cuci tangan juga melibatkan pelaku UMKM gerabah di wilayah Bantul.

"Ini sekaligus memberdayakan perajin yang ada di Jogja, tukang jahitnya memang perajin yang biasa menangani jahitan untuk fashion di Jogja. Kami juga membuat gentong cuci tangan dengan memberdayakan perajin gerabah di Bantul supaya mereka bisa mendapatkan uang, karena saat ini dengan adanya Covid-19 mematikan industri pariwisata," katanya di sela-sela penyemprotan disinfektan di Kantor BOB, Kamis (30/4/2020).

Pihaknya juga membantu logistik untuk 15.000 pelaku wisata terdampak corona di DIY melalui lauk siap saji berupa abon. Di mana dalam pengadaan ribuan bungkus abon tersebut juga melibatkan UMKM di DIY untuk memproduksi abon berjumlah 15.000 bungkus dalam tempo empat hari. "Kami melibatkan UMKM di DIY," katanya.

Direktur Pemasaran Pariwisata BOB Agus Rochiyardi menambahkan terkait pelaksanaan giat penyemprotan disinfektan di kantornya merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya juga digelar pada 19 Maret 2020 lalu. Melalui giat itu harapannya kondisi lingkungan kantor tetap dalam keadaan bersih sehingga dapat membantu mengurangi penyebaran virus corona.

"Kami melakukan penyemprotan disinfektan di kantor dan sekitarnya. Supaya bisa bersih, ini sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap lingkungan kerja kami," katanya.