Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Jumlah kasus positif Covid-19 di Sleman, per Jumat (1/5/2020) kembali bertambah dua kasus.
Hingga kini Dinkes mencatat jumlah kasus positif Covid-19 di Sleman sebanyak 48 orang. Joko mengatakan, dua tambahan kasus positif itu adalah pasien dalam pengawasan (PDP) kasus 104, berjenis kelamin laki-laki, usia 79 tahun, warga Turi yang dirawat di RS Bethesda Jogja.
Tercatatnya satu warga Turi dalam kasus positif Covid-19 di Sleman, menunjukkan penambahan sebaran jumlah kasus per kecamatan. Jika sebelumnya Kecamatan Turi termasuk dari enam zero case Covid-19 di Sleman, maka saat ini tinggal lima kecamatan yang zeco case di Sleman. Jika Turi pecah telur, lima kecamatan yang bertahan sebagai zero case Covid-19 meliputi Prambanan, Cangkringan, Tempel, Seyegan dan Minggir
Selain itu, PDP Kasus 105, berjenis kelamin perempuan, usia 67 tahun, warga Gamping yang dirawat di RS Akademik (RAS) UGM. Berdasarkan hasil tracing, baik kasus 104 dan 105, positif Covid-19 karena pernah kontak dan tertular dengan pasien Covid-19.
"Untuk kasus sembuh, juga ada penambahan. Pasien Kasus 60, perempuan usia 50 tahun dinyatakan sembuh setelah hasil swabnya negatif. Warga Ngaglik ini dirawat di RS Hermina," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan ASN harus dijaga dari judi online dan pinjaman online ilegal demi menjaga integritas pemerintahan.
Simak lima tips menghemat air saat musim kemarau, mulai memanfaatkan air bekas hingga memeriksa kebocoran saluran air di rumah.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
perusahaan asal Australia, Pure Battery Technologies (PBT), berkomitmen menanamkan modal US$350 juta di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang
Pemda DIY dan DPRD DIY membahas Raperda Penanggulangan Bencana yang mengedepankan sistem preventif, adaptif, dan perlindungan kelompok rentan.