Karyawan Indogrosir yang Positif Rapid Test Tersebar Sampai Gunungkidul

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
11 Mei 2020 16:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jumlah pasien positif Corona di Gunungkidul masih berpotensi bertambah. Hal ini dikarenakan ada 70 warga reaktif atau positif saat dilakukan rapid test. Selain dari kluster Wonosari dan Indogrosir, tes juga dilakukan terhadap warga yang terbukti melakukan kontak pasien positif.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, 70 warga yang reaktif corona sudah dilakukan tes swab. Hingga saat ini sudah ada 48 tes yang keluar. Adapun rinciannya 18 positif dan 30 negatif. “Untuk 22 kasus reaktif masih menunggu hasil uji lab karena hingga sekarang [kemarin] belum keluar,” kata Dewi kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Menurut dia, jumlah warga reaktif berasal dari penelusuran tim medis. Paling banyak berasal dari penularan di Wonosari dan Paliyan. “Dua ini yang paling banyak [Wonosari dan Paliyan], meski ada penelusuran di tempat lain,” ungkapnya.

Disinggung mengenai kluster Indogrosir, Dewi mengatakan ada dua karyawan yang berasal dari Gunungkidul. Satu orang berasal dari Kecamatan Panggang dan satunya dari Kecamatan Semanu. “Dua orang ini sudah dites cepat hasilnya reaktif dan ditindaklanjuti dengan pengambilan swab,” katanya.

Meski hasil swab belum keluar, tim medis melakukan penelusuran. Adapun hasil tracing dari dua karyawan itu ada lima warga yang dinyatakan reaktif rapid tes. “Satu orang berasal dari Panggang dan empat lainnya dari Semanu. Jadi, total dari kluster indogrosir ada tujuh orang yang reaktif,” ujarnya.