Beraksi di Waktu Tarawih, Pencuri Sepeda di Halaman Masjid Seyegan Tertangkap

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
12 Mei 2020 01:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Aksi pencurian sepeda terjadi di halaman masjid Al-Muttaqin, Dusun Susukan, Margokaton, Seyegan, Sleman pada Selasa (5/5/2020) lalu. Satu unit sepeda raib ketika ditinggal melaksanakan shalat tarawih pemiliknya.

Kapolsek Seyegan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sumadi mengatakan jika korban pencurian bernama M Haiban, 45, warga Margokaton, Seyegan, Sleman. Namun, saat kejadian terjadi korban justru tidak ada di tempat kejadian perkara (TKP). Sang istri yang membawa sepeda milik anak korban.

"Pelaku bernama Ma'fud Saefudin, 46, warga Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kejadiannya terjadi pada Selasa (5/5/2020). Pelaku berhasil diringkus selang dua hari kemudian pada Kamis (7/5/2020) di rumahnya," ujar Sumidi, Senin (11/5/2020).

Kanit Reskrim Polsek Seyegan Ipda Agus Suparno mengatakan jika aksi pencurian sendiri berawal ketika istri M Haiban menggunakan sepeda milik anaknya ke masjid untuk melaksanakan shalat tarawih.

Istri M Haiban tidak punya firasat jika sepeda milik anaknya bakal digasak oleh pencuri. Tak ayal, sang istri kemudian memarkirkan sepeda milik sang anak di halaman masjid tanpa dilakukan pengamanan ekstra.

"Sekitar pukul 19.10 wib, istri korban berangkat ke masjid untuk menjalankan shalat tarawih di masjid Al-Muttaqin, sedangkan suaminya belum pulang dari berkerja, sesampainya di rumah korban diberitahu oleh istrinya jika sepeda milik anaknya telah hilang di parkiran masjid Al-Muttaqin," terang Agus.

Sontak M Haiban yang mendengar kabar dari istrinya tersebut langsung menuju ke rumahnya. Korban sempat berkeliling kampung untuk menemukan sepeda kesayangan milik anaknya tersebut. Saat berusaha untuk mencari keberadaan sepeda milik anaknya, warga memberitahu jika sempat ada seseorang menggunakan sepeda motor dengan menjinjing sepeda yang hilang milik korban.

"Ada warga yang memberitahu korban jika pada sekitar jam ketika sepedanya hilang ada seseorang membawa sepeda menggunakan sepeda moto Yamaha Mio. Sepeda yang dibawa mirip sepeda korban yang hilang saat digunakan oleh sang istri untuk menjalankan shalat tarawih di masjid. Karena tidak menemui titik terang, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seyegan," tandasnya.

Pasca mendapatkan laporan kehilangan dari korban, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mematangkan informasi ketika dilakukan penyelidikan atas kasus pencurian sepeda milik korban.

Korban sempat memposting kejadian nahas yang terjadi kepadanya ke media sosial. Setelah mendapatkan informasi di lapangan. Tim Reskrim Polsek Seyegan mendatangi alamat dimaksud. Setelah diadakan pendalaman didapati informasi identitas pelaku. Kemudian, tim bekerja sama dengan opsnal Polsek Borobudur dan korban melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Alhasil, pelaku dapat diamankan di rumahnya. Setelah diamankan, kemudian pelaku langsung disuruh menunjukkan sepeda yang telah dikuasai dan sempat dijualnya. Pada Kamis (7/5/2020) sekitar pukul 00.30 sepeda milik korban dapat diamankan di daerah Mertoyudan, Magelang dan pelaku beserta barang bukti kami bawa ke Polsek Seyegan guna pengusutan lebih lanjut," ungkapnya.

Adapun, barang bukti yang berhasil diamankan oleh Sumadi dan jawatannya dari tersangka pencurian Ma'fud Saefudin diantaranya satu unit sepeda merk Polygon dan satu motor Yamaha Mio bernopol AA 5991 UT yang digunakan pelaku dalam melakukan aksinya.

"Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 362 KUHP tindak pencurian dengan ancaman kurungan penjara paling lama lima tahun," tutupnya.