Empat dari Enam Pasien Baru Covid-19 di DIY Merupakan Warga Sleman

Foto ilustrasi. - Reuters
16 Mei 2020 19:37 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Warga Slemanmasih mendominasi penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di DIY saat ini.

Pada Sabtu (16/5/2020) dilaporkan penambahan sebanyak enam kasus positif Covid-19 di DIY, sehingga totalnya kekinian sebanyak 194 kasus.

Klaster Indogrosir masih jadi mayoritas penambahan kasus Covid-19 pada Sabtu (16/5/2020).

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih menyebutkan tiga orang laki-laki dengan rentang usia beragam yakni Kasus 192 usia 55 tahun, kasus 194 usia 20 tahun, dan kasus 196 usia 28 tahun asal Sleman dinyatakan positif Covid-19 berhubungan dengan klaster Indogrosir.

Sleman menjadi Kabupaten dengan perolehan kasus terbanyak hari ini. "Selain tiga laki-laki yang erat dengan klaster Indogrosir, satu pria lainnya asal Sleman juga dinyatakan positif merupakan kasus 193 yang berhubungan dengan klaster gereja," jelas Berty Murtiningsih pada Sabtu (16/5/2020).

Sementar itu penambahan dua kasus positif Covid-19 lainnya masing-masing asal Gunungkidul dan Bantul. Kasus 195 merupakan pasien positif asal Bantul, perempuan usia 23 tahun yang berhubungan dengan klaster Jemaah Tabligh. "Satu pasien positif asal Gunungkidul yakni kasus 191 perempuan usia 58 tahun masih dalam penelusuran terkait dengan klaster mana," jelas Berty.

Berty menjelaskan bahwasanya kasus 191 sebelumnya merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun orang yang bersangkutan meninggal pada Senin (11/5/2020) dengan riwayat penyakit jantung. Namun hari ini, hasil laboratorium pasien menunjukkan yang bersangkutan positif Covid-19. "Hasil ini menambah rentetan kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di DIY menjadi delapan kasus," jelasnya.