Pabrik Mebel di Seyegan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Situasi pemadaman pabrik furnitur di Seyegan yang terbakar pada Sabtu (16/5/2020) malam. - Ist/Dok. Polsek Seyegan
17 Mei 2020 10:37 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Sebuah pabrik mebel di Dusun Banyuurip, Desa Margoagung, Kecamatan Seyegan, Sleman dilaporkan terbakar pada Sabtu (16/5/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kasi Humas Polsek Seyegan, Aiptu Paijan menuturkan kebakaran itu menimpa Pabrik Furnitur PT Marihana Rustic milik Dewi Murihana dan Iskak Fauzan, warga Dusun Kleben, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman. Penyebabnya lantaran saat itu tengah terjadi proses pemanggangan kayu di pabrik tersebut.

"Keterangan dari pemilik, yang bersangkutan sedang mengoven kayu sebagai bahan untuk membuat mebel. Saat dia mengoven, sempat ditinggal ke luar. Dimungkinkan apinya merambat ke kayu sebelahnya lewat tanah dan membesar," kata Paijan ketika dihubungi Harianjogja.com pada Minggu (17/5/2020).

Dikatakannya, lokasi oven kayu tersebut terletak di bagian belakang pabrik. Sementara di bagian depan terdapat kantor pabrik. Kebakaran terjadi lantaran pemilik sempat ke kantor pabrik sejenak dan meninggalkan ruangan tempat oven. "Kemungkinan apinya menjalar dan membakar kayu di sekelilingnya, kemudian menyebabkan terjadinya konsleting listrik," terangnya.

Mengetahui ada kobaran api yang membesar, pemilik langsung meminta pertolongan warga dan melapor ke pihak berwajib. Api yang menjalar berhasil dipadamkan pada pukul 23.30 WIB setelah mengerahkan personel dari warga setempat BPBD Sleman, Polsek Seyegan, Koramil Seyegan, serta Pemadam Kebakaran Sleman.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Kerugian diperkirakan sekitar Rp50 juta karena kerusakan di bagian atas pabrik cukup besar. Untuk memadamkannya saja mengerahkan empat mobil pemadam," katanya.