Advertisement
PDP Corona di Bantul Paling Banyak Ada di Banguntapan, Ini Data Lengkat Tiap Kecamatan
Foto ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL--Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang diduga terkait Covid-19 di Bantul terus meningkat kini tercatat sebanyak 258 orang.
Data tersebut merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/ yang diperbarui Senin (18/5/2020).
Advertisement
Sebanyak 258 PDP itu tersebar di seluruh kecamatan di Bantul. Sepekan sebelumnya yakni Senin (11/5/2020), jumlah PDP di Bantul masih di angka 216 orang.
Kekinian PDP paling banyak berasal dari Kecamatan Banguntapan yakni sebanyak 49 orang. Disusul Kecamatan Kasihan sebanyak 33 orang.
Selain PDP tercatat jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 53 orang di mana, sebanyak 16 di antaranya berhasil sembuh dan dua lainnya meninggal dunia.
Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) hingga Senin (18/5/2020) tercatat sebanyak 874 orang.
Berikut data lengkap sebaran ODP, PDP dan pasien positif Covid-19 di Bantul merujuk laman resmi https://corona.jogjaprov.go.id/:
No KECAMATAN Positif PDP ODP Sembuh MD 1 Bambanglipuro 2 12 27 1 2 Banguntapan 13 49 168 1 1 3 Bantul 1 27 53 1 4 Dlingo 5 14 5 Imogiri 13 72 6 Jetis 1 15 58 1 7 Kasihan 14 33 50 5 1 8 Kretek 3 44 9 Pajangan 1 5 17 10 Pandak 10 28 11 Piyungan 5 12 20 2 12 Pleret 2 12 70 13 Pundong 12 36 14 Sanden 1 8 38 15 Sedayu 4 8 21 16 Sewon 7 24 108 5 17 Srandakan 2 10 50 Total 53 258 874 16 2
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Konflik Memanas, Myanmar Berlakukan Darurat Militer di 60 Kota
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- AHY Dorong Mrican Jadi Model Nasional Penataan Kawasan Kumuh
- Jadwal KRL Jogja Solo 25 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
- Ratusan Ribu Keluarga di Gunungkidul Terima Bansos Beras dan Minyak
- AHY Tinjau Mrican, Penataan Kawasan Kumuh Tekan Risiko Banjir
Advertisement
Advertisement








