Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DIY pada masa pandemi Covid-19 ini dilaksanakan dengan meminimalisir tatap muka, dengan memaksimalkan proses pendaftaran secara online. Proses pendaftaran akan dimulai pada Selasa (2/6/2020) mendatang.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya, menjelaskan proses online dilakukan termasuk dalam penyerahan dokumen calon siswa. “Pendaftar cukup mengunggah dokumen yang dibutuhkan sesuai ketentuan dalam petunjuk teknis, admin akan memverifikasi,” ujarnya, Kamis (28/5/2020).
Proses awal dimulai pada Selasa sampai Jumat (2-5/6/2020) yakni calon siswa yang mengajukan tambahan nilai prestasi atau menggunakan kartu tidak mampu, mulai mengunggah dokumennnya yang kemudian pihaknya akan melakukan pendataan.
Proses selanjutnya yakni pada Senin sampai Kamis (22-25/6/2020) yakni pengambilan token dengan mengunggah bukti kelulusan dan kartu keluarga pendaftar. “Cukup difotokopi tidak perlu legalisir, diunggah dalam format PDF,” kata dia.
Seluruh proses pendaftaran bisa dilakukan di rumah. Namun khusus untuk kelas Khusus Olahraga (KKO), karena harus melihat kemampuan olahraga pendaftar, maka tetap harus datang ke sekolah. Kendati demikian, pihaknya memastikan sekolah tetap menerapkan protokol Kesehatan. “KKO dilakukan di lapangan, sehingga sangat memungkinkan jaga jarak,” ungkapnya.
Berdasarkan pengalaman PPDB online sebelumnya, beberapa pendaftar menemui kesulitan. Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah agar menyediakan layanan konsultasi baik di sekolah maupun konsultasi jarak jauh.
“Misalnya menyediakan komputer yang bisa dipakai kalau harus datang ke sekolah. Tapi tetap sesuai protokol Kesehatan. Ini untuk membantu pendaftar yang di rumah tidak memiliki komputer atau ada tapi jaringannya susah,” katanya.
Di samping masing-masing sekolah, pihaknya juga membuka konsultasi pendaftaran di kantor Disdikpora DIY. Adapun untuk konsultasi jarak jauh, ia mengatakan panduan interaktif dapat diakses di website atau menghubungi langsung nomer whatsapp yang telah disiapkan.
Jika dalam kondisi normal, tahun ajaran baru akan dimulai pada Senin (13/7). Namun keputusan masuk sekolah akan tetap disesuaikan dengan kondisi pandemi. “Kalender akademik masih disusun. Harus ada penyesuaian semisal jika ada perpanjangan tanggap darurat, kalau new normal di bidang pendidikan seperti apa, perlu disesuaikan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.