Begini Langkah-Langkah PPDB di DIY yang Digelar Online

Ilustrasi PPDB. - JIBI
28 Mei 2020 19:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DIY pada masa pandemi Covid-19 ini dilaksanakan dengan meminimalisir tatap muka, dengan memaksimalkan proses pendaftaran secara online. Proses pendaftaran akan dimulai pada Selasa (2/6/2020) mendatang.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya, menjelaskan proses online dilakukan termasuk dalam penyerahan dokumen calon siswa. “Pendaftar cukup mengunggah dokumen yang dibutuhkan sesuai ketentuan dalam petunjuk teknis, admin akan memverifikasi,” ujarnya, Kamis (28/5/2020).

Proses awal dimulai pada Selasa sampai Jumat (2-5/6/2020) yakni calon siswa yang mengajukan tambahan nilai prestasi atau menggunakan kartu tidak mampu, mulai mengunggah dokumennnya yang kemudian pihaknya akan melakukan pendataan.

Proses selanjutnya yakni pada Senin sampai Kamis (22-25/6/2020) yakni pengambilan token dengan mengunggah bukti kelulusan dan kartu keluarga pendaftar. “Cukup difotokopi tidak perlu legalisir, diunggah dalam format PDF,” kata dia.

Seluruh proses pendaftaran bisa dilakukan di rumah. Namun khusus untuk kelas Khusus Olahraga (KKO), karena harus melihat kemampuan olahraga pendaftar, maka tetap harus datang ke sekolah. Kendati demikian, pihaknya memastikan sekolah tetap menerapkan protokol Kesehatan. “KKO dilakukan di lapangan, sehingga sangat memungkinkan jaga jarak,” ungkapnya.

Berdasarkan pengalaman PPDB online sebelumnya, beberapa pendaftar menemui kesulitan. Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah agar menyediakan layanan konsultasi baik di sekolah maupun konsultasi jarak jauh.

“Misalnya menyediakan komputer yang bisa dipakai kalau harus datang ke sekolah. Tapi tetap sesuai protokol Kesehatan. Ini untuk membantu pendaftar yang di rumah tidak memiliki komputer atau ada tapi jaringannya susah,” katanya.

Di samping masing-masing sekolah, pihaknya juga membuka konsultasi pendaftaran di kantor Disdikpora DIY. Adapun untuk konsultasi jarak jauh, ia mengatakan panduan interaktif dapat diakses di website atau menghubungi langsung nomer whatsapp yang telah disiapkan.

Jika dalam kondisi normal, tahun ajaran baru akan dimulai pada Senin (13/7). Namun keputusan masuk sekolah akan tetap disesuaikan dengan kondisi pandemi. “Kalender akademik masih disusun. Harus ada penyesuaian semisal jika ada perpanjangan tanggap darurat, kalau new normal di bidang pendidikan seperti apa, perlu disesuaikan,” ungkapnya.