Peserta Jemaah Tabligh Asal Banguntapan Sembuh dari Corona

Foto ilustrasi. - Reuters
28 Mei 2020 20:37 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Dua warga Bantul asal Banguntapan dan Kasihan sembuh dari virus Corona.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, DIY menyatakan dua pasien konfirmasi positif terpapar virus corona jenis baru yang dirawat di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul pada Kamis (28/5/2020) dinyatakan sembuh.

"Informasi Lebaran, bahwa hari ini sembuh dua orang, semua (dua pasien) dari RSPS (RS Panembahan Senopati)," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa dalam keterangan tertulis melalui aplikasi pesan di Bantul, Kamis (28/5/2020) petang.

Dua pasien sembuh dari COVID-19 tersebut, yang pertama laki-laki berusia 48 tahun berasal dari Kecamatan Banguntapan. Pasien ini punya riwayat penularan virus corona dari klaster Jemaah Tabligh Jakarta.

"Kemudian laki-laki berusia satu tahun, (riwayat penularan) dari klaster Indogrosir, dari Kecamatan Kasihan," kata Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantul.

Dengan adanya dua pasien sembuh pada Kamis (28/5/2020) ini, terjadi perubahan data pada pasien positif COVID-19 yang masih menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit di Bantul maupun DIY, yaitu dari sebelumnya berjumlah 17 orang per 27 Mei menjadi 15 orang.

"Iya, tinggal 15 pasien. Semoga tidak ditemukan lagi (kasus positif) yang baru," harap pria yang akrab disapa dokter Oky tersebut.

Apalagi, berdasarkan data kasus COVID-19 yang dilaporkan Gugus Tugas COVID-19 Bantul, tidak ada penambahan pasien positif sejak Lebaran 2020 hingga 28 Mei, namun justru laporan kesembuhan pasien.

15 pasien positif COVID-19 tersebut sebarannya dari beberapa kecamatan di Bantul, yaitu Kecamatan Sedayu dua orang, Kasihan tiga orang, Banguntapan lima orang, Kecamatan Bantul, Sewon, Jetis, Pleret dan Piyungan masing-masing satu orang.

Sementara rumah sakit yang merawat pasien positif adalah RSPAU Hardjolukito dua orang, RS Bethesda satu orang, RS Lapangan Khusus COVID-19 tujuh orang, RSPS dua orang, Jogja International Hospital (JIH) satu orang, RSU Muhammadiyah PKU Bantul satu orang dan RSUP Sardjito satu orang.

Sumber : Antara