SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Bupati Sleman, Sri Purnomo menyerahkan secara simbolis 420 paket sembako bagi 420 warga Tridadi, Sleman, terdampak pandemi Covid-19 di Aula Balai Desa Tridadi, Rabu (29/4/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak\n
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman meminta agar tidak ada kasus penolakan mahasiswa yang akan belajar ke Sleman. Oleh karenanya, setiap kecamatan dan desa diminta untuk menyosialisasikan kebijakan Pemkab menyambut kedatangan para mahasiswa.
Bupati Sleman Sri Purnomo meminta seluruh camat dan kepala desa ikut melakukan sosialisasi menyambut kedatangan para mahasiswa dari luar daerah. Terutama di wilayah yang selama ini banyak memiliki kos-kosan. "Terutama di Depok, Ngaglik, Mlati, Gamping, Kalasan dan Pakem. Camat dan kepala desa harus ikut melakukan sosialisasi," katanya, Jumat (29/5/2020).
Pemberian pemahaman kepada masyarakat khususnya para pemilik kos, kata Sri sangat penting. Hal itu bertujuan agar tidak ada kasus penolakan mahasiswa yang berdatangan dari luar daerah. "Jangan sampai ada penolakan karena itu bisa mencederai Jogja sebagai kota pelajar. Kalau ada penolakan ganti akan menjadi isu nasional," kata Sri, mengingatkan.
Menurut Sri, Pemkab sudah mengeluarkan kebijakan terkait kedatangan para mahasiswa dari luar daerah ini. Mereka diperkirakan akan datang mulai Juli mendatang. Pemkab menerapkan protokol kesehatan bagi mahasiswa yang masuk ke Sleman. Para mahasiswa yang kembali atau datang ke Sleman diwajibkan membawa surat keterangan bebas Covid-19.
Bagi yang belum melakukan Rapid Test atau tidak membawa surat keterangan sehat dari wilayahnya masing-masing, kata Sri, maka mahasiswa tersebut harus melakukan tes kesehatan dan melakukan isolasi secara mandiri. "Untuk tes kesehatan akan dikoordinasi oleh perguruan tinggi masing-masing. Hal ini sudah kami sampaikan kepada seluruh perguruan tinggi di Sleman," katanya.
Menurut Sri, secara umum bagi mahasiswa luar daerah yang akan ke Sleman tentu membawa bekal kartu sehat dari daerahnya. Hal itu sudah menjadi prasyarat ketika mereka menggunakan alat transportasi seperti pesawat terbang dan kereta api. "Surat keterangan bebas Covid-19 itu sudah menjadi syarat pejalanan dengan transportasi umum dan ini bagian dari protokol kesehatan," katanya.
Sri juga meminta agar para pemilik kos-kosan melengkapi kosnya dengan sarana cuci tangan dan hand sanitizer. Pemilik kos juga diminta membuat aturan agar penghuni kos mematuhi protokol kesehatan. "Jika keluar tetap menggunakan masker dan menjaga jarak," harap Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.