Jumlah Pasien Covid-19 di Kulonprogo Terus Berkurang

Foto ilustrasi. - Reuters
29 Mei 2020 19:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kabar baik kembali datang dari Kulonprogo. Sebanyak dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif Covid-19 di kabupaten ini, dinyatakan sembuh, Jumat (29/5/2020).

"Hari ini kami umumkan dua kesembuhan pasien, yakni kasus positif 7 (KP-7) dan KP-9, dari klaster Jamaah Tabligh, Jakarta," ujar Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Dinas Kesehatan Kulonprogo, Baning Rahayu Jati, kepada awak media Jumat sore.

KP-7 dan KP-9 terkonfirmasi negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Yogyakarta, yang keluar sore ini. Kedua pasien itu diketahui berjenis kelamin laki-laki asal Kapanewon Sentolo.

KP-7 berusia sekitar 49 tahun dan KP-9, berusia 31. Keduanya terjangkit virus corona saat menjadi peserta Tabliq Akbar di Jakarta, pada Maret 2020. Adapun KP-7 menjalani perawatan di RSUD Wates pada pekan pertama Mei, disusul KP-9 setelahnya.

Dengan kesembuhan ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulonprogo tinggal menyisakan satu orang dari total akumulasi 10 pasien. Satu PDP itu adalah KP-10. "Saat ini tinggal satu pasien yang dirawat dan masih menunggu hasil tes keluar, yakni KP-10 dari klaster Indogrosir," terang Baning.

Dinkes juga menyatakan tidak ada laporan penambahan kasus positif Covid-19 di Kulonprogo dalam 13 hari berturut-turut, terhitung sejak Sabtu (16/5/2020). Penambahan kasus positif di kabupaten berjuluk Bumi Menoreh itu, terkahir kali dilaporkan pada Jumat (15/5/2020).

Sebanyak tujuh orang, meliputi pedagang pasar, pramuniaga dan pengunjung swalayan yang sebelumnya menunjukkan hasil reaktif berdasarkan rapid test massal yang digelar Dinkes Kulonprogo pada 19-20 Mei kemarin juga terkonfirmasi negatif corona. Hal itu diketahui berdasarkan hasil uji laboratorium BBTKLPP Yogyakarta, yang keluar pada pekan lalu.

"Sehingga dalam beberapa hari terakhir ini, tidak ada tambahan kasus positif di Kulonprogo," ujar Plt Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami.

Walaupun tidak ada penambahan kasus positif baru di Kulonprogo, Budi sapaan akrabnya, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan senantiasa menerapkan protokol penanganan Covid-19.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo, Astungkara, mengapresiasi masyarakat yang selalu tertib mematuhi protokol kesehatan sehingga dalam beberapa hari terakhir ini tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Kulonprogo.

"Ini menunjukkan kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk menjalankan Protokol Kesehatan sudah cukup baik. Kalau hal ini tetap bisa dijalankan mudah-mudahan kasus tidak bertambah lagi," ucapnya.