Gunungkidul Masuki Pancaroba, Angin Kencang Mulai Mengancam
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dinas Pemberdayaan Permpuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul bakal melakukan pelantikan lurah menggunakan sistem online. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona penyebab Covid-19.
Kepala Bidang Pemerintahan, DP3AKBPMD Gunungkidul, M Farkhan mengatakan, perubahan nomenklatur desa menjadi kalurahan serta pelantikan ulang lurah dilaksanakan Maret lalu. Namun adanya pandemi Corona, maka kegiatan tersebut ditunda hingga sekarang.
"Untuk regulasi peerubahan dan pelantikan sudah kami persiapkan," kata Farkhan, Rabu (3/6/2020).
Meski tertunda, DP3AKBPMD sudah merenccanakan pelantikan. Sesuai aturan dalam protokol kesehatan, maka pelantikan dilakukan secara virtual dengan telekonfrensi.
Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kerumunan sehingga tidak menjadi penyebab penularan corona. "Untuk waktunya masih belum dipastikan, tapi pelantikan secara online sudah kami koordinasikan drngan Pemerintah DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Selasa 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Putri Kus Wisnu Wardani menerima Fellowship Award dari FIHRA sebagai apresiasi atas pengabdian dan kontribusinya terhadap ketahanan kesehatan Indonesia.
Bulog melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk diolah menjadi tepung. UMKM di seluruh Indonesia diprioritaskan melalui lelang nasional.