Suami Lawan Istri Warnai Pemilihan Lurah di Gunungkidul, Ini Alasannya
Pilur Gunungkidul dimulai. Dua lurah kembali menghadapi istri sebagai calon karena tidak ada bakal calon lain yang mendaftar.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dinas Pemberdayaan Permpuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul bakal melakukan pelantikan lurah menggunakan sistem online. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona penyebab Covid-19.
Kepala Bidang Pemerintahan, DP3AKBPMD Gunungkidul, M Farkhan mengatakan, perubahan nomenklatur desa menjadi kalurahan serta pelantikan ulang lurah dilaksanakan Maret lalu. Namun adanya pandemi Corona, maka kegiatan tersebut ditunda hingga sekarang.
"Untuk regulasi peerubahan dan pelantikan sudah kami persiapkan," kata Farkhan, Rabu (3/6/2020).
Meski tertunda, DP3AKBPMD sudah merenccanakan pelantikan. Sesuai aturan dalam protokol kesehatan, maka pelantikan dilakukan secara virtual dengan telekonfrensi.
Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kerumunan sehingga tidak menjadi penyebab penularan corona. "Untuk waktunya masih belum dipastikan, tapi pelantikan secara online sudah kami koordinasikan drngan Pemerintah DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul dimulai. Dua lurah kembali menghadapi istri sebagai calon karena tidak ada bakal calon lain yang mendaftar.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.