Hasil Tracing, Sembilan Warga Bejiharjo Gunungkidul Reaktif Rapid Test Covid-19

Ilustrasi - Freepik
04 Juni 2020 17:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya sembilan orang dinyatakan reaktif seusai menjalani rapid test Covid-19 di Gunungkidul. Tes cepat dilakukan merupakan hasil penelusuran (tracing) terhadap dua pasien positif asal Desa Bejiharjo, Karangmojo.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan petugas kesehatan langsung menelusuri riwayat kontak dua pasien positif Covid-19 asal Bejiharjo. Hasilnya, 271 orang yang melakukan kontak dengan kedua pasien positif.

Dinkes langsung menggelar rapid test dan menemukan sembilan warga reaktif tes cepat. Mereka yang reaktif kemudian menjalani tes swab guna memastikan apakah terinfeksi Corona atau tidak. “Sudah diambil dan tinggal menunggu hasilnya,” kata Dewi, Kamis (4/6/2020).

Menurut dia, dalam waktu sepuluh hari ke depan akan dilakukan tes cepat ulang bagi warga yang dinyatakan negatif. “Dites lagi untuk memastikan ada gejalan penularan atau tidak,” ungkapnya.

Sejak Minggu (31/5/2020) hingga Kamis ini tidak ada penambahan pasien positif di Gunungkidul. Total ada 39 kasus, dengan rincian 31 pasien dinyatakan sembuh, satu pasien meninggal dunia serta tujuh pasien lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Mudah-mudahan tidak ada penamabahan kasus baru lagi,” ungkapnya.

Dewi menambahkan hingga saat ini sudah ada 475 pengambilan swab. Dari jumlah itu, 408 kasus dinyatakan negatif. “Hingga kemarin masih ada warga reaktif sebanyak 12 orang yang menjalani karantina massal di Wisma Wanagama,” katanya.