Kota Jogja Siapkan Regulasi untuk Pendatang Mahasiswa di Tengah Pandemi

Foto ilustrasi: Petugas medis mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 dengan sistem "drive thru" di Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (11/5/2020). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq\\n
16 Juni 2020 07:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Jogja sedang menyiapkan regulasi mengenai prosedur yang nantinya akan dipakai menjadi pedoman bagi mahasiswa yang berniat kembali ke wilayah Jogja untuk melanjutkan studinya di tengah pandemi corona.

"Secara detail masih kami susun. Insyaallah pekan ini kalau tidak awal pekan depan sudah selesai," ujar Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi, Senin (15/6/2020).

Pemerintah Kota Jogja, lanjut Heroe, saat ini tengah berkoordinasi dengan sejumlah Rektor untuk berdiskusi bagaimana prosedur yang nantinya akan diberlakukan bagi mahasiswa yang kembali ke wilayah kota Jogja.

"Namun, karena sebagian kampus-kampus kan baru mulai masuk September. Jadi sekarang kami mencoba mengkonsolidasikan aturan tersebut dengan pemerintah kabupaten lainnya baik dengan Sleman, dan Bantul. Kami harap semua daerah punya regulasi yang sama supaya tidak berbeda-beda," terang Heroe.

Mahasiswa yang kembali ke Jogja, nantinya diharuskan membawa sejumlah dokumen berdasarkan daerah asal masing-masing mahasiswa. "Nantinya akan disesuaikan. Jika mahasiswa yang berasal dari daerah yang hijau atau masih kategori kuning, mahasiswa cukup membawa surat kesehatan dari puskesmas dan nantinya di sini [Jogja] juga harus ada pemeriksaan juga," ungkap Heroe.

Namun, jika mahasiswa tersebut berasal dari zona merah atau hitam, Pemerintah Kota Jogja sedang mempersiapkan regulasinya agar mereka juga membawa hasil tes PCR. Artinya, hasil tes tersebut membuktikan jika mahasiswa sudah diperiksa sebelumnya.

"Ini yang kami harapkan. Ini yang harus didiskusikan bareng-bareng oleh pemerintah kota maupun kabupaten daerah merah untuk menyiapkan tes pcr atau swab test bagi mahasiswa yang ingin kembali ke ke Jogja," ujar Heroe.