Kontak dengan Bakul Ikan, Warga Temon Kulonprogo Terinfeksi Corona

Foto ilustrasi. - Reuters
17 Juni 2020 17:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Setelah sempat kosong selama empat hari, Gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kulonprogo kembali mengumumkan penambahan satu pasien positif Covid-19, Rabu (17/6/2020). Pasien dengan penomoran Kasus Positif (KP-12) itu diketahui terjangkit virus corona usai melakukan kontak dengan pasien positif yang merupakan pedagang ikan asal Desa Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi, Purworejo.

"KP-12 adalah perempuan, 49, dari Kapanewon Temon, Kulonprogo. Ia sebelumnya melakukan kontak erat dengan kasus positif di Jogoboyo, Purworejo yaitu pedagang ikan dan siang tadi pasien ini sudah diisolasi di RSUD Wates," ujar Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Dinas Kesehatan Kulonprogo, Baning Rahayu Jati, kepada awak media, Rabu (17/6/2020).

Baning, mengatakan gugus tugas kabupaten sudah melakukan tracing terhadap kasus positif di Jogoboyo. Hasilnya sampai Rabu, terdapat 26 warga Kulonprogo yang pernah melakukan kontak erat. "Rinciannya satu positif yakni KP-12, dua orang reaktif rapid test, 21 non rekatif dan dua lagi menjalani rapid test tadi siang tapi belum ada laporan hasilnya," ucapnya.

Baning mengatakan sesuai Keputusan Gubernur DIY no 121/KEP/2020 tentang perpanjangan status tanggap darurat bencana di DIY, maka Kulonprogo masih belum ada perubahan status wilayah yaitu masih status tanggap darurat bencana sampai 30 juni 2020.

Saat ini Gugus Tugas Kabupaten sedang melakukan kajian situasi dan kondisi perkembangan covid di Kulonprogo dan mempersiapkan protokol adaptasi kebiasaan baru atau persiapan menuju masyarakat produktif dan aman covid-19. 

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan yaitu tetap dirumah kecuali untuk tujuan penting, hindari kerumunan, jaga jarak , pakai masker, cuci tangan dengan pakai sabun dan tingkatkan daya tahan tubuh.