Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman: Pemasangan Girder dan Ramp Off Dikebut
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
Istimewa/Diskominfo Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - Solidaritas masyarakat Kota Jogja terhadap sesama terus berlangsung sampai kini. Kali ini kepedulian sosial kepada masyarakat tersebut ditunjukkan oleh RW 05 Blunyahrejo, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Kota Jogja.
Aksi membagikan sayuran di titik-titik tertentu terus dilakukan hingga kini. Seperti menegaskan aksi itu bukan musiman saja, melainkan bentuk kepedulian nyata dari warga untuk warga lainnya.
Sayuran yang dibagikan merupakan hasil donasi para warga Blunyahrejo. Tanpa dipatok kisaran tertentu, warga diperkenankan mendonasikan sayur yang digantungkan pada jemuran kayu yang dimodifikasi. Dalam tempat gantungan tersebut tertulis "Njupuk Sak Cukupe, Ngisi Sak Ikhlase" yang artinya ambil secukupnya, mengisi seikhlasnya.
Slogan tersebut seolah menguatkan siapapun warga bisa ikut berdonasi seikhlasnya, sementara warga yang membutuhkan mengambil sesuai kebutuhannya saja. Karena barang kali ada banyak yang membutuhkan.
Di Blunyahrejo, masyarakat masih melakukan aksi sosial tersebut dengan menggantungkan paket sayuran di berbagai titik. "Aksi tersebut [menggantungkan sayuran] merupakan wujud nyata rasa berbagi kepada sesama warga di tengah pandemi Covid-19," jelas Ketua RW 05 Blunyahrejo, Sunarti.
Sunarti mengatakan aksi menggantung sayur yang bisa diambil gratis bagi warga yang membutuhkan merupakan panggilan untuk berbuat sebisa mungkin membantu sesama. Sunarti berharap kedepannya semakin banyak masyarakat yang ikut dalam aksi tersebut.
Aksi sosial warga Blunyahrejo tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Walikota Jogja sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid - 19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi. Heroe menjelaskan aksi sayuran gratis bagi warga ini menjadi salah satu bentuk dari implementasi gerakan Gandeng-Gendong yang dimiliki Kota Jogja.
Diterangkan Heroe, gerakan Gandeng-Gendong berprinsip pada dari Kota Jogja untuk Kota Jogja. Hal itu tercermin dari solidaritas masyarakat membagikan sayur dari warga untuk warga lainnya. Menurutnya kegiatan sosial semacam itu merupakan bentuk tahapan kebangkitan masyarakat Kota Jogja. Heroe berharap aksi semacam ini dapat menambah dan memupuk kekompakan antar warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.