Program Pembangunan Strategis Tetap Dilanjutkan

Bupati Sleman Sri Purnomo didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta bersama sejumlah Anggota DPRD Sleman meninjau pembangunan gedung baru DPRD Sleman, Rabu (24/6/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
25 Juni 2020 06:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMANĀ - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan tetap melanjutkan program pembangunan hingga akhir tahun ini. Kelanjutan program pembangunan tetap melihat pada aspek kemampuan keuangan daerah selama pandemi Covid-19 ini.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengungkapkan Pemkab tetap akan melanjutkan program pembangunan di tengah pandemi Covid-19. Hanya saja penentuan proyek apa yang akan dibangun masih akan dibahas lebih lanjut dan disesuaikan dengan kemampuan APBD Sleman.

"Pembangunan terus dilakukan sesuai kemampuan keuangan kami. Kami tidak boleh berhenti meskipun masa pandemi Covid," katanya usai meninjau pembangunan Gedung DPRD Sleman, Rabu (24/6/2020).

Menurut Sri, pembangunan strategis yang sudah dicanangkan Pemkab tetap harus dijalankan. Hal itu dinilai penting agar roda perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak selama pandemi Covid terjadi. "Kami masih belum tahu pandemi ini selesai kapan. Tapi pembangunan dan program strategis pemerintah harus tetap dilakukan agar roda ekonomi bisa bergerak," kata Sri.

Dia menyontohkan progres pembangunan gedung DPRD Sleman yang menelan anggaran hingga Rp91,9 miliar. Menurutnya pencapaian pembangunan gedung tersebut sudah melebihi target. Dari target 44% tercapai 45%. Ia berharap pembangunan dapat rampung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan yakni Desember 2020.

"Ya meskipun melebihi satu persen itu sudah baik, artinya sudah mencapai target, ini bagus dibangun ditengah pandemi Covid," kata Sri.

Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta mengatakan gedung yang memiliki tiga lantai tersebut selain untuk aktivitas perkantoran Dewan DPRD Sleman juga akan digunakan untuk aktivitas ekonomi masyarakat. Di lantai paling atas gedung tersebut nantinya akan memiliki ruang khusus untuk UMKM Sleman.

"Ini agar pelaku UMKM bisa memajang produknya. Jadi jika ada temen-temen DPRD daerah lain berkunjung dapat melihat produk UMKM Sleman," ungkapnya.

Haris mengungkapkan seusai dengan jadwal, gedung tersebut akan rampung pada 31 Desember 2020 mendatang. "Akhir Desember itu rampung. Tapi yang siap digunakan gedung paripurna, sedangkan perlengkapan mebeler [kursi, meja] belum, nanti akan dianggarkan pada 2021," katanya.