BPJS Ketenagakerjaan Dukung Warga Binaan di Kulonprogo Kembali Produktif
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
Wisatawan di Candi Prambanan. /Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN- Mulai Juli besok, destinasi wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko di wilayah Prambanan dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan. Hanya saja, operasional destinasi ini dilakukan secara terbatas.
Direktur Utama PT. Taman Wisata Candi (TWC) Eddy Setijono mengatakan uji coba operasional distinasi wisata tersebut dilakukan secara terbatas. Pihaknya hanya membatasi jumlah kunjungan wisatawan selama masa uji coba bagi 1.500 orang. Ini hanya 20% dari jumlah kunjungan wisatawan meskipun pihaknya diperbolehkan untuk membuka operasional hingga 50%,.
"Kami tetap berhati-hati, sementara dibuka 20 persen atau 1.500 orang jumlah kunjungan dulu. Untuk pembelian tiket bisa dilakukan 1.000 tiket secara offline dan 500 tiket secara online. Tiket kunjungan, katanya, disediakan di web resmi milik PT TWC," katanya kepada wartawan, Senin (29/6/2020).
Dia menjelaskan, uji coba operasional secara terbatas tersebut dilakukan selama dua minggu. Mulai 1 Juli besok. Pengunjung tidak terbatas orang dewasa tetapi juga anak-anak dan ibu hamil dengan syarat memenuhi protokol kesehatan. Selama di lokasi wisata, pengujung wajib menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.
Meskipun syarat di atas mudah, kata Edy, seringkali pengunjung abai saat tiba di lokasi wisata. Oleh karenanya, ia meminta agar pengunjung harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pada minggu pertama, kata Edy, selama operasional dilakukan monitoring baik dari pemerintah, Satgas Covid-19 dan satuan internal TWC. "Kami melarang pengujung membawa makanan dari luar. Di pintu masuk ada pemeriksaan kecuali makanan konsumsi bayi, diizinkan," katanya.
Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo menyambut baik terkait persiapan SOP yang diterapkan destinasi wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko. Dia memastikan setiap tahapan dan uji operasional terbatas tetap dilakukan monitoring dan evaluasi. "Jadi ini belum operasional penuh tapi terbatas. Baik dari sisi kapasitas maupun jam operasionalnya," kata Singgih.
Uji coba tersebut untuk memastikan wisata di DIY aman bagi wisatawan. Dia berharap, uji coba terbatas di destinasi lainnya di DIY juga bisa terus dilakukan dilakukan secara terbatas. Diharapkan dengan uji coba tersebut ekonomi masyarakat juga bisa bergerak. "Kami dalam waktu dekat untuk Sleman menyiapkam uji coba terbatas untuk destinasi wisata Tebing Breksi. Distinasi wisata lainnya juga akan melakukan tahapan-tahapan uji operasional secara terbatas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
Kasus ISPA di Gunungkidul mencapai 2.296 kasus dalam sepekan saat kemarau. Dinkes mengimbau warga menjaga kesehatan dan memakai masker.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Kroasia 2-1. Dua gol Mikel Merino menjaga La Furia Roja tetap sempurna di Grup A3.
MK menyatakan permohonan sengketa syarat pendidikan Gibran tak dapat diterima. Mahkamah juga tak menemukan bukti ijazah setara SMA.
Kemlu RI mengungkap diplomasi tertutup membebaskan empat ABK WNI yang disandera perompak Somalia selama lima bulan sebelum dipulangkan ke Indonesia.
WJNC 2026 digelar hari ini di Malioboro dan Titik Nol. Simak rekayasa lalu lintas serta lokasi parkir resmi selama acara.