Aldila Sutjiadi Juara Bad Homburg Open 2026 Jelang Wimbledon
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Tulakir (kiri) mewarnai karya kerajinan tangan di rumahnya yang berada di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Kamis (2/4/2020)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo\n
Harianjogja.com, JOGJA - UMKM terdampak Covid-19 di DIY difasilitasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah DIY dalam layanan ongkos kirim penjualan produk secara daring. Transaksi mencapai Rp500 juta sejak Mei 2020.
"Transaksi mencapai setengah miliar rupiah sejak Mei sampai sekarang," kata Kepala Bidang Layanan Kewirausahaan, Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wisnu Hermawan, Rabu (1/7/2020).
Wisnu mengatakan fasilitas ongkos kirim diberikan kepada 400 UMKM yang telah terseleksi dan memasarkan produknya melalui toko daring SiBakul yang disediakan Dinas Koperasi dan UMKM DIY.
Pihaknya telah mengucurkan dana untuk ongkos kirim produk ratusan UMKM mencapai Rp80 juta sejak Mei 2020 yang bersumber dari dana tak terduga APBD DIY.
"Dari Rp80 juta itu terbukti berhasil menggerakkan ekonomi sampai enam kali lipatnya," kata dia.
Menurut Wisnu, fasilitas pemasaran berupa gratis ongkos kirim itu digagas Dinas Koperasi UKM DIY merespons hasil analisis Bank Indonesia (BI) yang menyimpulkan bahwa 60 persen UMKM di DIY terkendala pemasaran karena terdampak pandemi COVID-19.
"Bahan baku mereka masih ada, tenaga juga ada, cuma mereka lebih terpukul di pemasarannya karena sejak Maret wisata di Yogyakarta sepi," kata dia.
UMKM yang mendapatkan bantuan gratis ongkos kirim itu telah melalui proses kurasi oleh tim inventori Dinas Koperasi UKM DIY.
Salah satu pertimbangan dalam kurasi itu di antaranya adalah ketersediaan stok produk, melek IT, ketersediaan akses layanan perbankan secara daring, dan proses produksi yang tetap berpijak pada protokol kesehatan.
"Kami berharap bantuan ini bisa berlangsung sampai Desember 2020 karena pemulihan UMKM tidak bisa sebulan atau dua bulan," kata dia.
Sebanyak 400 UMKM yang telah lolos kurasi itu berasal dari lima kabupaten/kota di DIY dengan produk yang beragam mulai dari kuliner, makanan siap saji, fesyen, hingga kerajinan.
"Kami tidak membatasi UMKM apa saja sepanjang memenuhi syarat akan kami tampung," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Cara membuat layang-layang tradisional dari bambu dan kertas lengkap dengan bahan, langkah pembuatan, serta tips agar mudah terbang dan stabil.
Brajamusti Kulonprogo melakukan rebranding di usia delapan tahun dengan mengusung semangat suporter PSIM Jogja yang damai, dewasa, dan kondusif.
Polisi mengamankan tiga pria yang menggelar pesta ciu oplosan di Kampung Baru, Solo. Barang bukti disita dan pelaku diproses melalui sidang tipiring.
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Bocah berusia 4 tahun berhasil dievakuasi setelah terjebak selama empat jam di lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Manggarai.