Manunggal Fair Kulonprogo 2026, Panitia Tegaskan Parkir Bebas Pungli
Manunggal Fair 2026 di Alun-Alun Wates menargetkan 312 tenant dan 100.000 pengunjung. Panitia menegaskan komitmen mencegah pungli.
Peringatan Sewindu Brajamusti Kulonprogo di Laguna Pantai Glagah, Sabtu (27/6/2026) malam dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti talkshow dengan sejumlah narasumber. Eksistensi delapan tahun Brajamusti Kulonprogo usung semangat persaudaraan dan kondusifitas sebagai suporter PSIM Jogja. /Harian Jogja-Khairul Ma'arif.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Brajamusti Kulonprogo menandai usia kedelapan atau sewindu dengan mengusung semangat transformasi sebagai suporter PSIM Jogja yang lebih dewasa, damai, dan menjunjung tinggi sportivitas. Komunitas suporter ini bertekad menghapus stigma sebagai kelompok yang identik dengan aksi anarkis maupun perilaku urakan.
Momentum perayaan delapan tahun yang digelar di kawasan Laguna Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Sabtu (27/6/2026), dimanfaatkan sebagai titik awal rebranding organisasi. Selain memperkuat solidaritas anggota, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi bukti bahwa Brajamusti Kulonprogo mampu menghadirkan budaya mendukung sepak bola yang tertib dan kondusif.
Ketua Brajamusti Kulonprogo, Bayu Puspo, mengatakan perubahan citra tersebut menjadi komitmen utama organisasi memasuki usia delapan tahun. Menurutnya, Brajamusti Kulonprogo ingin dikenal sebagai komunitas suporter yang mengedepankan kedewasaan dalam memberikan dukungan kepada PSIM Jogja.
"Di usia yang delapan tahun ini Brajamusti Kulonprogo ingin rebranding agar tidak lagi dicap urakan atau bahkan anarkis, tetapi selalu menjaga kondusivitas," ujar Bayu Puspo kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).
Ia menilai semangat perubahan tersebut sudah terlihat dalam pelaksanaan peringatan hari jadi di Laguna Pantai Glagah. Seluruh peserta, kata dia, mengikuti kegiatan secara tertib, termasuk membayar tiket masuk di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) sesuai ketentuan yang berlaku.
Presiden Brajamusti, Satriyo Wijayanto, turut mengajak seluruh anggota Brajamusti Kulonprogo untuk menjadi contoh loyalitas dan totalitas dalam mendukung PSIM Jogja, meskipun berada di wilayah yang cukup jauh dari Kota Jogja. Ia berharap seluruh anggota terus menjaga nama baik organisasi di mana pun berada.
Sebagai Presiden Brajamusti yang baru, Satriyo juga menegaskan komitmennya memperkuat komunikasi dengan berbagai komunitas suporter lain di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim sepak bola yang aman dan harmonis.
"Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Jogja. Saya juga berharap teman-teman Brajamusti Kulonprogo selalu mengedepankan rasa kemanusiaan di atas segalanya saat mendukung tim kebanggaan PSIM Jogja," ungkapnya.
Perayaan sewindu Brajamusti Kulonprogo yang berlangsung sejak sore hingga malam hari di Laguna Pantai Glagah juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Kabupaten Kulonprogo. Ratusan anggota Brajamusti Kulonprogo hadir memeriahkan kegiatan tersebut sehingga turut meningkatkan kunjungan wisatawan dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Kapolsek Temon, AKP Joko Nugroho, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Untuk mengamankan acara tersebut, Polsek Temon bersama Polres Kulonprogo menerjunkan sebanyak 75 personel.
"Saya pastikan peringatan delapan tahun Brajamusti Kulonprogo ini berjalan aman. Kami melaksanakan pengamanan kegiatan dengan kekuatan personel 75 anggota dari Polsek Temon dan Polres Kulonprogo," ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh anggota Brajamusti Kulonprogo agar terus mengedepankan keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi semangat sportivitas setiap kali memberikan dukungan kepada PSIM Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manunggal Fair 2026 di Alun-Alun Wates menargetkan 312 tenant dan 100.000 pengunjung. Panitia menegaskan komitmen mencegah pungli.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.