Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Polisi melakukan identifikasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat dengan dua sepeda motor di atas jembatan layang Lempuyangan, Jogja, Rabu (01/07/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-- Warga di Jogja sedang dihebohkan dengan peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jembatan Layang Lempuyangan. Pasalnya, dalam sehari, terjadi dua kecelakaan di lokasi tersebut.
Pada Rabu (1/7/2020) siang, kecelakaan terjadi di kawasan tersebut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor. Kecelakaan kembali terjadi pada malam harinya.
Terjadinya kecelakaan hingga dua kali di lokasi yang sama membuat warganet takut. Bahkan, ada yang menduga lokasi tersebut angker.
Baca juga: Sehari, 2 Kali Kecelakaan Terjadi di Jembatan Layang Lempuyangan
Hal ini diungkapkan warganet saat akun twitter @merapi_news mengunggah informasi tentang kecelakaan tersebut pada Rabu petang. Puluhan warganet mengomentari unggahan tersebut dan mengungkapkan ketakutannya.
"Pancen Angker....," tulis akun @eknug.
"YaAllah mrinding woeee," tambah akun @avistarizkys.
Akun @AnneliaIrawh juga mengungkapkan kengeriannya. "ngeri mbngt sedino kecelakaan pindo".
Akun @dindawdy menambahkan "Haa serem bgt dua kejadian dalam sehari disituuu".
Baca juga: Tabrak Mobil Pengantar Uang ATM di Fly Over Lempuyangan, Pengendara Motor Tewas
Bahkan ada warganet yang menyebut-nyebut dengan setan budeg, yakni makhluk halus yang sering dianggap sebagai penyebab maraknya kecelakaan di perlintasan rel kereta api.
"Setan budeg lempuyangan," tulis akun @rakafandiydstr_ yang kemudian dibalas oleh akun @Factganis dengan istilah menyamakan situasi. "Cocokologi @kisahtanahjawa," tulisnya.
"setan budeg iki," komentar akun @SoongBo_ra, yang kemudian dibalas oleh akun @kusumazandy, "Setan budeg di bawah perlintasan nya, ini di atas".
Meski demikian, ada pula warganet yang menulis candaan agar tidak menyalahkan makhluk halus dalam kecelakaan ini. Seperti diungkapkan oleh akun @novanmunir. "Jangan salahkan setan, demit dan kawan-kawannya please," tulisnya.
Sebuah analisis logis diungkapkan oleh akun @The_Agoeng yang menduga penyebab kecelakaan adalah pengendara yang kurang hati-hati. "Tempat situ Kadang pada mengabaikan Marka Jalan padahal itu penting bgt utk keselamatan bersama.." tulisnya.
Akun @Donirahardhian pun menyarankan agar ahli spiritual menganalisis apa yang sebenarnya menjadi penyebab kecelakaan tersebut. "coba undang spiritual,, ada apa disana.. *efek kebanyakan nnton channelYT horor*.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.