Dokter di Puskesmas Banguntapan I yang Terinfeksi Corona Ternyata Praktik di 3 Tempat

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
03 Juli 2020 15:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengaku kesulitan memastikan apakah dokter di Puskesmas Banguntapan I yang positif Covid-19 terpapar di Puskesmas yang berada di Wirono, Baturetno.

Sebab, dokter tersebut tidak hanya bertugas di Puskesmas Banguntapan 1.

“Yang bersangkutan punya 3 izin praktik. Jadi kami tidak bisa memastikan di mana dia tertular. Sejauh ini kami masih mendalami,” kata Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santosa, Jumat (3/7/2020) siang.

Menurut dia, sejumlah usaha telah dilakukan pihaknya begitu mengetahui salah satu dokter di Puskesmas Banguntapan 1 positif Covid-19. Salah satunya adalah penyemprotan disinfektan ke seluruh bagian Puskesmas. Selain itu, tracing dan uji usap terhadap tenaga kesehatan (nakes) di tempat tersebut juga telah dilakukan.

“Sedangkan, tracing untuk domisili kami serahkan ke Sleman. Karena yang bersangkutan adalah warga Sleman,” ungkap Oki.

Diberitakan sebelumnya Puskesmas Banguntapan I terpaksa harus ditutup, setelah salah satu dokter di tempat tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Camat Banguntapan Fauzan Mu’arifin membenarkan perihal penutupan Puskesmas Banguntapan I.

Puskesmas yang berada di Wirono, Baturetno tersebut ditutup selama dua hingga tiga hari. Selain itu, puskesmas juga disemprot dengan disinfektan.

Tak sampai disitu, pihaknya juga telah mengumumkan terkait dengan penutupan puskesmas kepada masyarakat melalui media sosial.