IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen Ikuti Bursa Asia
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Taman Jati Larangan di Bantul (Foto: Dok Pemkab Bantul)
Harianjogja.com, BANTUL - Banyak objek wisata ditutup karena terimbas Covid. Taman Wisata Jati Larangan sala satunya.
Objek wisata ini terletak di Dusun Iroyudan, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantu dan merupakan destinasi baru. Tempat wisata baru ini dibuka awal Maret 2020, namun ditutup karena Covid-19.
Kepala Dusun Iroyudan, Muhammad Hisyam, 45, mengatakan, Taman Jati Larangan ini awalnya merupakan lahan milik warga setempat. Terdapat enam sertifikat resmi milik warga yang disumbangkan untuk membangun suatu kawasan.
“Kawasan ini diharapan mampu menjadi pusat sektor perekonomian di Dusun Iroyudan," kata Hisam dilansir dari website resmi Pemkab Bantul mengutip INews.id, Kamis (16/7/2020).
Taman wisata Jati Larangan ini dibangun murni dari dana swadaya masyarakat dan belum ada dana dari pemerintah setempat. Sejauh ini, dana yang sudah terpakai dalam proses pembangunan yakni sudah mencapai kurang lebih Rp150 juta.
Dana tersebut didapatkan dari meminjam kepada warga yang memiliki perekonomian lebih. Taman Jati Larangan ini resmi dibuka pada tanggal 15 Maret 2020 , namun sehari setelah itu Pemerintah mengumumkan bahwa ada kasus Covid-19 di Bantul, maka Taman Jati Larangan ditutup kembali.
Baru mulai dibuka kembali pada Juli 2020 dengan protokol kesehatan bagi setiap pengunjung yang datang. Puncak ramainya dikunjungi oleh pengunjung biasanya pada Hari Minggu pagi,
"Sedangkan pada hari biasa ramainya pengunjung pada sore hari selepas asar. Biasanya pengunjung yang datang mereka beramai-ramai dengan bersepeda," ucapnya.
Hisam pun menuturkan, area taman ini berdekatan dengan makam yang bersejarah. Menurut sesephuh, makam itu merupakan peristirahat terakhir Mbah Wiroyudho. Dari penjelasan sesepuh, Mbah Wiroyudho merupakan teman seperjuangan dari Pangeran Diponegoro dan merupakan seorang punggawa dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
"Akhirnya, ketika Mbah Wiroyudho wafat, beliau dimakamkan di Dusun Iroyudan yang asal kata namanya diambil dari nama Mbah Wiroyudho. Nama asli Mbah Wiroyudho ialah Kyai Mabrurrohim," ucapnya.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Sempat Ditutup karena Covid-19, Taman Jati Larangan di Bantul Kembali Dibuka"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.