Bus Tunggal Dara Terbakar di Tol Semarang-Solo, 18 Orang Selamat
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus kematian mendadak lagi-lagi terjadi di DIY.
Seorang pria di Kota Jogja tiba-tiba pingsan dan meninggal dunia saat makan di warung soto Jalan Jogjakariyan. Jenazah korban dievakuasi dengan standar penanganan Covid-19.
Kejadian ini terjadi pada Jumat (17/7/2020) malam di warung soto Jalan Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wirosaban untuk pemeriksaan medis.
Pemilik warung soto, Krisna mengatakan, sempat berbincang-bincang dengan korban. Dia mengatakan, sedang dalam kondisi tidak sehat dan pulang berobat di klinik.
"Saya sajikan sotonya. Lalu dia pesan minum jeruk hangat. Saat saya mau antar minumannya, dia sudah pingsan, terbaring di kursi makan," kata Krisna di Kota Yogyakarta, DIY, Sabtu (18/7/2020).
Dia awalnya mengira korban hanya pingsan. Namun karena tahu kondisi korban sedang sakit, Krisna memanggil warga sekitar dan melaporkan kejadian ini ke polisi.
Artikel ini telah tayang di iNews.id "Warga di Yogyakarta Meninggal Mendadak saat Akan Makan Soto"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.
Mario Aji gagal finis di Moto2 Malaysia setelah terjatuh pada lap kedua. Pembalap Indonesia itu kini membidik hasil lebih baik di Qatar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 2 November 2026. Ada 12 pilihan keberangkatan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad meminta kader Gerindra Banten memperkuat konsolidasi dan kekompakan untuk menghadapi Pemilu 2029 serta menyukseskan pemerintahan Prabowo.