Ramaikan UMKM, PKS Bantul Berkomitmen Perkuat Ketahanan Pangan
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.
Polisi sedang melakukan olah TKP di indekos diplomat muda asal Jogja, ADP yang ditemukan meninggal dunia tertutup lakban di bagian kepala. /Antara.
Harianjogja.com, BANTUL—Penemuan jenazah diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP, 39, dalam kondisi tertutup lakban masih meninggalkan kesedihan mendalam bagi pihak keluarga.
Kakak Ipar Almarhum, Meta Bagus menjelaskan, istri almarhum resah saat malam sebelum ADP ditemukan meninggal. Komunikasi terakhir antara ADP dan istrinya berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB, sebelum adik iparnya itu ditemukan tidak bernyawa pada Selasa (8/7/2025) pagi.
"Pada malam itu istrinya masih berkomunikasi dengan Daru sekitar jam sembilan, istrinya bilang Daru baru selesai membeli baju di Grand Indonesia dan menunggu taksi untuk pulang ke kos. Setelah itu tidak bisa dihubungi,” ungkap Bagus di hadapan wartawan pada Senin (14/7/2025).
Situasi janggal dan resah mulai dirasakan pada malam tersebut. Bagus menceritakan, pada malam sebelum ADP ditemukan meninggal, istri almarhum belum juga tidur meski lewat tengah malam.
"Saat saya hendak beribadah salat malam, istrinya belum juga tidur, padahal kalau jam segitu pasti sudah tidur. Ini malam sebelum Daru ditemukan meninggal," kata Bagus.
"Saya tanya kenapa belum tidur, dia jawab ‘Aku ngenteni Mas Daru, tak kontak-kontak kok ra iso [aku nunggu mas Daru, tidak bisa dihubungi]. Paginya ya kita tahu sendiri apa yang terjadi, Daru ditemukan meninggal,” ujarnya.
Bagus sendiri menjadi saksi bahwa rumah tangga Daru berjalan harmonis, setiap hari adik iparnya itu selalu berkomunikasi dengan istrinnya lewat telefon.
"Mereka itu rajin sekali komunikasi lewat telfon, setiap hari pasti ada komunikasi. Tapi malam itu, istrinya sampai meminta petugas kost untuk cek karena khawatir Daru kelelahan dan ketiduran," ucapnya.
Bagus juga menceritakan, bahwa istri ADP umayan sering mengunjungi kost alhmarhum di Jakarta. Almarhum sebenarnya sedang mempersiapkan diri untuk tugas penempatan di luar negeri. Segala keperluan sudah disiapkan.
“Seberapa sering istrinya ke kost saya tidak tau pasti. Hanya saja ketika ada kesempatan, istri Daru sama anak-anak selalu menyempatkan diri ke Jakarta. Kalau tidak, ya dia [ADP] yang ke sini,” ucap Bagus.
Ditanya soal proses hukum, Bagus menjawab pihak keluarga sepenuhnya menyerahkan proses hukum kepada aparat kepolisian. "Kami sekeluarga memilih untuk menunggu dengan sabar hasil dari penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.