Syukurlah! 8 Petugas Coklit Pilkada di Bantul yang Positif Corona Belum Menyebar ke Rumah Warga

Ilustrasi. - Freepik
21 Juli 2020 20:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak delapan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP)di Bantul yang terinfeksi Corona dipastikan belum bergerak menyebar ke rumah warga.

PPDP tersebut diketahui bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada Bantul dari rumah ke rumah.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah mengatakan petugas yang terinfeksi Covid-19 tersebut sudah diganti dengan petugas lain sejak awal diketahui mereka reaktif rapid test bahkan sebelum diketahui positif Covid-19.

"Kalau sudah reaktif kita sudah ganti dengan yang baru," kata Musnif saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Selasa (21/7/2020).

Untuk diketahui sebelum masa pencoklitan ke rumah-rumah penduduk yang dimulai 15 Juli, seluruh anggota PPDP telah dilakukan rapid test untuk skrining awal Covid-19.

Hasil rapid test untuk sementara menemukan ada 120-an petugas PPDP yang reaktif sehingga langsung diganti. Dari jumlah itu telah diketahui sebanyak delapan di antaranya positif Covid-19 pada pengumumkan Selasa (21/7/2020).

"Untuk mereka yang reaktif penanganannya langsung oleh gugus tugas Covid. Jadi sudah berhenti pada tahap reaktif," kata dia.

Adapun delapan PPDP di Bantul yang terinfeksi Corona disampaikan Pemda DIY pada Selasa (21/7/2020). Mereka merupakan pasien Kasus 453-457 dan pasien Kasus 460-462.

“Kasus 453-457 dan 460-462 hasil skrining PPDP [Panitia Pemutakhiran Data Pemilih] Bantul," kata Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, Selasa.