Advertisement
Tol Jogja-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani Siap Layani Pemudik Lebaran
Gerbang Tol Prambanan, tol Jogja-Solo ruas Prambanan-Klaten. - Instagram - bpjt_pupr
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Korlantas Polri memastikan kesiapan Tol Fungsional Jogja-Solo ruas Prambanan–Purwomartani sebagai jalur pendukung arus mudik dan balik Lebaran 2026, setelah dilakukan pengecekan langsung bersama para pemangku kepentingan terkait di wilayah Jogja.
Pengecekan lapangan tersebut melibatkan Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, serta Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, dengan fokus pada kesiapan teknis dan skema rekayasa lalu lintas di koridor Prambanan–Purwomartani, Jogja.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa Tol Fungsional Jogja-Solo ruas Prambanan–Purwomartani telah dipersiapkan secara matang dan siap difungsionalkan saat pelaksanaan Operasi Ketupat mendatang.
“Hari ini kita memastikan kembali. Tahun lalu ruas dari Prambanan menuju Purwomartani belum kita fungsionalkan, dan kali ini sudah kita pastikan siap sehingga skenario rekayasa lalu lintas dapat kita persiapkan,” ujar Irjen Pol Agus di GT Prambanan pada Jumat (23/1/2026).
Irjen Pol Agus menjelaskan, Korlantas Polri bersama jajaran Polda Jawa Tengah dan Polda DIY telah menyiapkan pengamanan serta pengaturan lalu lintas, khususnya di titik-titik exit tol yang berpotensi mengalami kepadatan saat puncak arus mudik dan balik di wilayah Jogja.
“Korlantas bersama jajaran Polda Jawa Tengah dan Polda DIY sudah siap. Pada saat Operasi Ketupat nanti, tol fungsional dari Prambanan menuju Purwomartani dipastikan akan difungsionalkan,” kata Agus.
Dari sisi pengelola jalan tol, PT Jasa Marga menyatakan ruas Prambanan–Purwomartani sepanjang 20 kilometer disiapkan sebagai jalur alternatif strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas selama Lebaran 2026 di kawasan Jogja dan sekitarnya.
“Pada Lebaran tahun ini kami menyiapkan tol fungsional yang berbeda dari tahun lalu, yaitu ruas Prambanan–Purwomartani. Ruas ini diperkirakan mampu mengurai kepadatan lalu lintas dari Prambanan hingga Kalasan,” ujar Rivan.
Rivan mengungkapkan, progres pembangunan ruas tol tersebut telah mencapai sekitar 95 persen. Seluruh pekerjaan konstruksi utama, termasuk struktur elevated, telah rampung dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir menjelang pengoperasian fungsional di wilayah Jogja.
“Beberapa segmen at-grade dan fasilitas operasional masih dalam tahap finishing, namun secara keseluruhan ruas Prambanan sampai Purwomartani sudah siap untuk difungsionalkan saat Lebaran,” ucapnya.
Ia juga memaparkan, volume lalu lintas harian di kawasan Prambanan saat ini berada di kisaran 15.000 kendaraan per hari dan diproyeksikan meningkat hingga sekitar 25.000 kendaraan per hari pada puncak arus mudik Lebaran yang melintasi Jogja.
“Oleh karena itu, kami bersama Korlantas akan menyesuaikan pengaturan lalu lintas berdasarkan traffic counting dari jalan tol maupun arteri agar rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara tepat,” jelasnya.
Untuk mendukung pengendalian arus kendaraan, Jasa Marga akan menambah perangkat pemantauan berupa kamera traffic counting dan radar guna memantau bangkitan arus, termasuk pergerakan kendaraan dari arah Jakarta dan jalur Trans Jawa, sehingga Tol Fungsional Jogja-Solo ruas Prambanan–Purwomartani di wilayah Jogja dapat berperan optimal sebagai jalur alternatif pemudik selama periode Lebaran 2026.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : kakorlantas.polri.go.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dito Ariotedjo Diperiksa KPK, Jelaskan Kunker Jokowi ke Arab Saudi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Sultan HB X Terima Anugerah sebagai Anggota Kehormatan PWI
- Teriakan Minta Tolong Ungkap Dugaan Penyiksaan di Karangwuni
- Bantul Perketat Pencegahan TPPO Lewat Koordinasi Lintas Sektor
- Tangkap Ikan Pakai Getah Awali Sedekah Laut di Pantai Wediombo
- Bantul Prioritaskan 14 Titik Krusial Pascabencana Banjir Desember
Advertisement
Advertisement



