Advertisement

DPUPKP Sleman Siapkan Perbaikan dan Peningkatan 39 Saluran Irigasi

Andreas Yuda Pramono
Jum'at, 23 Januari 2026 - 01:17 WIB
Jumali
DPUPKP Sleman Siapkan Perbaikan dan Peningkatan 39 Saluran Irigasi Foto ilustrasi irigasi pertanian - foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) menargetkan perbaikan 20 saluran irigasi dan peningkatan kualitas 19 saluran lainnya sepanjang 2026. Program ini diharapkan memperkuat sistem pengairan pertanian di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Sleman, Muhammad Nurrochmawardi, menjelaskan seluruh pekerjaan didasarkan pada ketersediaan detail engineering design (DED). Keberadaan DED menjadi syarat utama sebelum anggaran dialokasikan melalui APBD.

Advertisement

“Kalau DED sudah ada, itu menjadi prioritas pekerjaan kami. Kalau ada usulan baru untuk perbaikan atau peningkatan, ya kami perlu membuat rencana dulu. Tidak bisa langsung menganggarkan dan lelang,” kata Nurrochmawardi saat dihubungi, Kamis (22/1/2026).

Ia menuturkan, peningkatan saluran irigasi difokuskan pada saluran yang masih berupa tanah, karena kondisi tersebut membuat air mudah merembes sehingga distribusi air ke lahan pertanian menjadi tidak efisien.

Saluran irigasi yang ditingkatkan akan dibangun menggunakan beton atau pasangan batu yang saling mengait agar lebih kuat dan tahan lama. Untuk proyek peningkatan ini, DPUPKP Sleman menargetkan proses lelang dimulai Februari 2026, kontrak pekerjaan pada April, dan pembangunan fisik mulai Mei.

Hingga kini, Nurrochmawardi menyebut baru sekitar 20% hingga 30% jaringan irigasi di Sleman yang sudah berstruktur beton. Upaya mencapai kondisi ideal membutuhkan waktu panjang, terlebih dengan adanya pemangkasan anggaran.

“Kami hanya punya Rp13 miliar. Itu sudah untuk segala program yang kami miliki,” katanya. Ia menambahkan, anggaran Bidang SDA DPUPKP Sleman mengalami penurunan sekitar Rp16 miliar.

Selain peningkatan, DPUPKP Sleman juga akan menyelesaikan perbaikan 20 titik saluran irigasi serta rehabilitasi lima talut pada tahun anggaran 2026. Kerusakan infrastruktur tersebut umumnya disebabkan oleh penurunan kualitas struktur seiring bertambahnya usia bangunan.

Menurutnya, retakan kecil pada saluran irigasi mudah membesar karena air masuk ke struktur, menyebabkan pengembangan material hingga akhirnya ambrol.

Terkait lokasi pasti saluran irigasi yang akan diperbaiki dan ditingkatkan, Nurrochmawardi mengaku belum bisa merinci karena masih dalam tahap verifikasi ulang.

“Kami masih perlu melakukan verifikasi lagi. DED yang ada juga sudah lama kan, perlu kami lihat lagi. Target Februari 2026 sudah ada nama-nama lokasi sasaran yang fix,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

KPK Peringatkan Pengisian Jabatan Transparan Usai OTT Pati

KPK Peringatkan Pengisian Jabatan Transparan Usai OTT Pati

News
| Kamis, 22 Januari 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement