Pemkot Pekalongan Siapkan Rumah Aman bagi Korban Kekerasan
Pemkot Pekalongan mengimbau warga aktif melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. DPMPPA membuka layanan pengaduan 24 jam dan menyediakan rumah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo, mengatakan adanya lonjakan signifikan jumlah pasien positif di wilayahnya terjadi karena adanya upaya masif baik berupa tes cepat maupun uji usap untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.
Selain pedagang pasar tradisional, pemaksimalan tes juga dilakukan kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), dan tenaga kesehatan serta pelaku perjalanan.
“Jika dihitung lebih dari 10.000 orang kami uji. Kebetulan hasil tes keluar berbarengan,” kata Agus.
Lebih lanjut Agus memperkirakan, lonjakan jumlah pasien positif Covid-19 kemungkinan akan mengalami penurunan. Meski demikian, dirinya meminta kepada semua pihak untuk tidak lengah karena sampai saat ini penularan Covid-19 masih cukup intens terjadi di masyarakat.
“Kami minta untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Pekalongan mengimbau warga aktif melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. DPMPPA membuka layanan pengaduan 24 jam dan menyediakan rumah.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 11 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Operasi gabungan di Bantul amankan 1.560 batang rokok ilegal. Imogiri jadi lokasi temuan terbesar.
Job Fair Jogja 2026 hadirkan 1.671 lowongan dari 43 perusahaan. Pemda DIY dorong generasi muda siap kerja global.
UGM temukan anomali bawah tanah di lokasi api misterius Sleman. Diduga terkait gas dan rekahan geologi.
GAC mulai produksi AirCab, pesawat listrik tanpa pilot seharga Rp4,5 miliar. Disiapkan untuk wisata udara premium.