Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo melalui panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia ke 75 tingkat kabupaten memastikan tidak menggelar kegiatan karnaval dan pawai pada peringatan kemerdekaan Indonesia, Agustus mendatang.
Peniadaan dua agenda rutin tahunan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. "Kepada masyarakat Kulonrprogo, kami maaf karena pada tahun ini panitia memutuskan tidak menggelar karnaval, pawai termasuk lomba drumband. Kami tidak ingin ambil risiko," kata Sekretariat Panitia HUT RI Kulonprogo, Budi Hartono, kepada awak media Senin (27/7/2020).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kulonprogo ini mengatakan perayaan HUT RI 2020 di seluruh daerah memang dibikin sesederhana mungkin guna mencegah penyebaran Covid-19.
Hal itu merujuk pedoman yang dikeluarkan Kementerian Sekretariat Negara. Untuk wilayah DIY ditambah pedoman dari Gubernur DIY. Walhasil kegiatan yang berpotensi menghadirkan massa, seperti karnaval dan pawai harus ditiadakan karena terlalu berisiko dan menyalahi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Baca Juga: HUT RI di Masa Pandemi: Tak Ada Perayaan Megah, Masyarakat Hentikan Aktivitas pada Jam 10.15
Panitia HUT RI tingkat Kulonprogo juga tengah membuat Surat Edaran tentang imbauan kepada masyarakat Kulonprogo agar tidak menggelar kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti lomba dan tirakatan. "Misal mau gelar lomba atau melaksanakan tirakatan yang mengundang kerumunan, kita imbau ditiadakan," ujar Budi.
Sekretaris Daerah Kulonprogo, yang didapuk sebaga ketua Panitia HUT RI tingkat kabupaten, Astungkara mengatakan, agenda yang tetap digelar pada perayaan kemerdekaan Indonesia di Kulonprogo tahun ini adalah upacara.
Namun, karena digelar di tengah pandemi, upacara hanya diikuti oleh 20 peserta. Adapun penyelenggaraan upacara dipusatkan di kompleks Pemkab Kulonprogo. "Upacara ini terbatas untuk ASN Pemkab," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Harper Malioboro Yogyakarta donasikan 3 kambing kurban ke dua masjid sekitar. Wujud kepedulian sosial di Iduladha 1447 H.
Pemkot Jogja larang plastik saat Iduladha 2026. Warga diminta pakai besek dan wadah ramah lingkungan untuk kurangi sampah.
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Program penghapusan denda PBB Sleman hasilkan Rp4,4 miliar, bantu warga dan dongkrak PAD 2026.
Makna Idul Adha 2026 ditegaskan PBNU: kurban bukan sekadar ritual, tapi wujud ketaatan, kepedulian sosial, dan kesiapan menerima kritik.