Harga BBM 26 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—DIY mencatatkan rekor kasus positif Covid-19 paling tinggi dalam 10 hari terakhir dengan angka 159 kasus positif. Angka itu membuat jumlah kasus corona di Juli 2020 ini melonjak. Jumlah kasus positif total di DIY mencapai 572 kasus per Selasa (28/7/2020).
Rincian kasus 10 hari terakhir mulai periode 19 Juli 2020 hingga Selasa 28 Juli 2020. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Minggu (19/7/2020) jumlah positif Covid-10 di DIY bertambah 16 kasus dengan delapan pasien sembuh, Senin (20/7/2020) bertambah enam kasus dengan tiga pasien sembuh. Kemudian Selasa (21/7/2020) mencatatkan rekor tertinggi kasus harian sepanjang Corona masuk DIY dengan 28 kasus dan tiga pasien sembuh.
BACA JUGA : BBTKLPP Yogyakarta: Stok Primer dan Reagen Sejauh Ini
Kasus Rabu (22/7/2020) pasien positif Covid-19 bertambah 21 kasus dengan dua angka pasien sembuh, Kamis (23/7/2020) bertambah 11 kasus an empat pasien sembuh, Jumat (24/7/2020) bertambah 23 kasus dan satu pasien sembuh. Sedangkan pada Sabtu (25/7/2020) ada tambahan sebanyak 17 kasus dengan tujuh pasien sembuh, Minggu (26/7/2020) laporan harian menunjukkan tambahan tujuh kasus dan tiga kasus pasien sembuh.
Kasus pada Senin (27/7/2020) bertambah 15 kasus dan tiga kasus sembuh serta Selasa (28/7/2020) ada tambahan 15 kasus dan enam pasien dinyatakan sembuh. Dengan demikian total ada 40 pasien sembuh selama 10 hari terakhir dan tambahan positif Covid-19 sebanyak 159 kasus.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengakui positif rate DIY selama dua pekan terakhir pada periode 12 Juli 2020 hingga 24 Juli 2020 sebesar 2,7 persen. Angka itu menunjukkan kenaikan jumlah kasus dibandingkan dua pekan periode sebelumnya dengan positif rate 1,95%.
BACA JUGA : Jumlah Positif Covid-19 DIY Melonjak, Ini Penyebabnya
“Kenaikan positif rate tersebut dimungkinkan karena beberapa pekan terakhir kasus di DIY mengalami peningkatan yang signifikan meski pun dari sampel yang diperiksa per hari juga meningkat. Standar WHO menargetkan positif rate kurang 5 persen,” katanya Senin (27/7/2020).
Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY menyatakan hal yang sama. Kenaikan itu terjadi karena semakin meningkatnya tracing yang dilakukan oleh Dinkes kabupaten dan kota serta ditambahkan kapasitas pemeriksaan laboratorium.
Kepala BBTKLPP DIY Irene menjelaskan banyaknya temuan kasus Covid-19 DIY selama beberapa terakhir merupakan hasil kerja keras dari Dinkes yang terus melakukan tracing secara maksimal. “Penambahan kasus terjadi karena peningkatan jumlah tracing yang dilakukan oleh teman-teman Dinkes yang super, lalu diperiksa di Laboratorium sampai ratusan-ratusan sampel,” katanya pada Rabu (23/7/2020).
BACA JUGA : Tangani Antrean Uji Swab, Gugus Tugas Covid-19 DIY
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.
Komisi I DPR RI menyetujui penjualan eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 melalui lelang karena sudah melewati masa manfaat teknis dan ekonomis.
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Sebanyak 11 pasangan menikah di atas tangki air. Sebanyak 25 tangki didonasikan untuk warga terdampak kekeringan di DIY.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.