Investor Berencana Bangun Kereta Gantung di Perbukitan Menoreh Kulonprogo, Rutenya 2 Km

Waduk Sermo, di Kecamatan Kokap, Kulonprogo, Jumat (21/6/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
04 Agustus 2020 11:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah investor berencana membangun kereta gantung yang menghubungkan beberapa destinasi wisata di kawasan Perbukitan menoreh, Kulonprogo. Kereta gantung denga rute sepanjang 2 km tersebut diperlukan untuk mengakomodasi wisatawan yang kesulitan mengakses objek wisata di kawasan tersebut.

"Potensi wisata di perbukitan Kulonprogo itu sangat baik, tetapi akses ke sana sulit. Oleh karena itu, kami berencana membangun kereta gantung, guna memudahkan akses wisatawan itu," kata Ismed Hariawan, salah satu investor proyek kereta gantung saat ditemui awak media seusai audiensi dengan Bupati Kulonprogo Sutedjo di Ruang Bupati, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (4/9/2020) pagi.

BACA JUGA: Corona di DIY Melonjak, Pemda Bersiap Buka Shelter

Selain memudahkan akses wisata, kehadiran kereta gantung, kata Ismed, juga dapat menunjang kepariwisataan Kulonprogo setelah Yogyakarta International Airport (YIA) beroperasi. Apalagi, kelak ada jalur Bedah Menoreh yang menghubungkan YIA ke kawasan Borobudur, Jawa Tengah. Kehadiran infrastruktur wisata ini diharapkan bisa menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Ismed mengatakan kereta gantung ini rencananya mulai dibangun pada akhir 2020. Saat ini, dia bersama sejumlah investor lain, masih mengurus proses perizinan. Ismed enggan membeberkan biaya untuk membangun proyek ini dan hanya menyebut mencapai miliaran rupiah.

BACA JUGA: Pematokan Tol Jogja-Solo di DIY 15-20 Agustus, Warga Tamanmartani Kalasan Ingin Kepastian

Ismed menjelaskan kereta gantung ini akan memiliki panjang sekitar 2 km dan melewati sejumlah destinasi wisata di Perbukitan Menoreh. Namun ia belum merinci destinasi mana saja yang akan dilewati. Adapun titik awal dan akhir berada di kawasan Waduk Sermo. “Nantinya tempat parkir wisata masuk di kawasan Sermo, dari situ pengunjung bisa naik kereta gantung ke destinasi wisata lain,” ujarnya.

Bupati Kulonprogo Sutedjo menyambut baik rencana pembangunan kereta gantung ini karena bisa menarik minat wisatawan berkunjung ke Kulonprogo. Namun, rencana itu perlu dikaji lebih dalam agar manfaatnya bisa benar-benar dirasakan masyarakat.

"Tadi kan masih audiensi awal, dan sekadar silaturahmi serta mengutarakan niat membangun, tapi belum diterangkan secara detail, ke depan kami minta mereka [investor] untuk datang lagi dan memaparkan secara rinci rencana pembangunan itu," ujarnya.