Advertisement
Investor Berencana Bangun Kereta Gantung di Perbukitan Menoreh Kulonprogo, Rutenya 2 Km

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah investor berencana membangun kereta gantung yang menghubungkan beberapa destinasi wisata di kawasan Perbukitan menoreh, Kulonprogo. Kereta gantung denga rute sepanjang 2 km tersebut diperlukan untuk mengakomodasi wisatawan yang kesulitan mengakses objek wisata di kawasan tersebut.
"Potensi wisata di perbukitan Kulonprogo itu sangat baik, tetapi akses ke sana sulit. Oleh karena itu, kami berencana membangun kereta gantung, guna memudahkan akses wisatawan itu," kata Ismed Hariawan, salah satu investor proyek kereta gantung saat ditemui awak media seusai audiensi dengan Bupati Kulonprogo Sutedjo di Ruang Bupati, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (4/9/2020) pagi.
Advertisement
BACA JUGA: Corona di DIY Melonjak, Pemda Bersiap Buka Shelter
Selain memudahkan akses wisata, kehadiran kereta gantung, kata Ismed, juga dapat menunjang kepariwisataan Kulonprogo setelah Yogyakarta International Airport (YIA) beroperasi. Apalagi, kelak ada jalur Bedah Menoreh yang menghubungkan YIA ke kawasan Borobudur, Jawa Tengah. Kehadiran infrastruktur wisata ini diharapkan bisa menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Ismed mengatakan kereta gantung ini rencananya mulai dibangun pada akhir 2020. Saat ini, dia bersama sejumlah investor lain, masih mengurus proses perizinan. Ismed enggan membeberkan biaya untuk membangun proyek ini dan hanya menyebut mencapai miliaran rupiah.
BACA JUGA: Pematokan Tol Jogja-Solo di DIY 15-20 Agustus, Warga Tamanmartani Kalasan Ingin Kepastian
Ismed menjelaskan kereta gantung ini akan memiliki panjang sekitar 2 km dan melewati sejumlah destinasi wisata di Perbukitan Menoreh. Namun ia belum merinci destinasi mana saja yang akan dilewati. Adapun titik awal dan akhir berada di kawasan Waduk Sermo. “Nantinya tempat parkir wisata masuk di kawasan Sermo, dari situ pengunjung bisa naik kereta gantung ke destinasi wisata lain,” ujarnya.
Bupati Kulonprogo Sutedjo menyambut baik rencana pembangunan kereta gantung ini karena bisa menarik minat wisatawan berkunjung ke Kulonprogo. Namun, rencana itu perlu dikaji lebih dalam agar manfaatnya bisa benar-benar dirasakan masyarakat.
"Tadi kan masih audiensi awal, dan sekadar silaturahmi serta mengutarakan niat membangun, tapi belum diterangkan secara detail, ke depan kami minta mereka [investor] untuk datang lagi dan memaparkan secara rinci rencana pembangunan itu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
Advertisement

Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini
Advertisement
Berita Populer
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
Advertisement
Advertisement