Corona di DIY Melonjak, Pemda Bersiap Buka Shelter

Kadarmanta Baskara Aji. - Harian Jogja/Desi Suryanto
04 Agustus 2020 07:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Terkait banyaknya penambahan kasus positif Covid-19 pada Jumat (31/7/2020) dan Minggu (1/8/2020) lalu, Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit dan Dinas Kesehatan di Kabupaten Kota agar menyediakan shelter.

Shelter tersebut untuk karantina kasus positif yang tidak bergejala dimana penambahan kasus belakangan didominasi oleh kasus tanpa gejala ini. "Jadi tidak perlu di rumah sakit, yang penting isolasi di shelter agar tidak terjadi penularan serta diberi vitamin cukup," katanya, Senin (3/8/2020).

Ia mengungkapkan banyaknya nakes yang positif justru dari puskesmas bukannya rumah sakit rujukan Covid-19. Sebab itu, ia mengimbau puskesmas untuk benar-benar menjaga agar tidak terjadi penularan, bila perlu selalu memakai APD.

Terkait penularan yang terjadi di tempat kerja seperti karyawan koperasi di Sleman dan karyawan kesehatan di Bantul dan Gunungkidul, ia menuturkan sebenarnya sudah ada panduan untuk mencegah penularan di tempat kerja. "Itu harus dipatuhi, bagaimana menjaga jarak, daftar hadir, memberi layanan pada orang luar dan lainnya," katanya.

BACA JUGA: Pegawai Pemkot Jogja Kembali Terinfeksi Corona, Rekan Satu Ruangan Diisolasi

Panduan yang dimaksud adalah Peraturan Gubernur No. 48/2020 Tentang Pedoman Penyusunan Panduan Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Publik Dan Perekonomian Masyarakat DIY dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Tapi ketika diketahui sudah ada karyawan yang positif, kesadaran karyawan harus ditegakkan. Jika merasa baru saja berkontak dengan karyawan yang terkonfirmasi positif, harus segera mengaku agar cepat ditracing," katanya.