Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
FOTO: Pentas atraksi seni budaya saat pembukaan Lomba Voli SMP di GOR Cangkring, sekaligus meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2025 yang dilakukan Dispar Kulonprogo pada Selasa (18/2/2025).
Harianjogja.com, KULONPROGO–Berbagai event wisata olahraga pada 2025 ini akan digelar di Bumi Binangun. Potensi sport tourism ini akan ditingkatkan dengan agenda unggulan yang sudah disiapkan Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo yang di antaranya lagah Color Run, Tour de Menoreh, Arung Progo Asia-Pasifik, hingga Lomba Dayung di Laguna Glagah.
Peningkatan sport tourism ini disampaikan Kepala Dispar Kulonprogo, Joko Mursito saat membuka Lomba Voli SMP di GOR Cangkring pada Selasa (18/2/2025). Ia juga turut meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2025 pada kegiatan tersebut.
Joko menyebut pihaknya juga akan menggelar Kejuaraan Nasional Voli Pantai di Laguna Glagah pertengahan tahun ini. Rencananya event nasional itu digelar antara Juli, Agustus, atau September mendatang.
Banyaknya agenda sport tourism di Kulonprogo, jelas Joko, untuk menunjang sektor pariwisata secara umum. “Fokus kami pada 2025 ini adalah sport tourism dalam mengembangkan atraksi dan meningkatkan kunjungan wisatawan pada 2025 ini," jelasnya.
BACA JUGA: Ini Syarat Pengajuan KUR di BPD DIY, Daftar Plafon dan Angsuran
Dispar dalam pengembangan sport tourism ini juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) untuk meningkatkan potensi wisata olahraga itu. "Lewat CoE 2025 ini kami tidak hanya menarik kunjungan wisata, tetapi juga menyerap atlet muda Kulonprogo agar mampu berkiprah ke level yang lebih tinggi," ungkapnya.
Seluruh agenda sport tourism ini, lanjut Joko, dibiayai dengan Dana Keistimewaan (Danais). “Kami juga menggandeng berbagai pihak untuk mensukseskan agenda-agenda yang ada agar lebih maksimal,” ujarnya.
Penjabat Bupati Kulonprogo, Srie Nurkyatsiwi yang meresmikan langsung CoE Kulonprogo 2025 ini menyebut agenda yang disiapkan dalam kalender event wisata itu akan berdampak luas. “Kalender ini sudah mulai dipromosikan agar bisa jadi perhatian wisatawan untuk bisa mengagendakan berkunjung, ini nanti berdampak luas ke peningkatan ekonomi,” terangnya.
Siwi menjelaskan event wisata yang sudah diagendakan jadi cara meningkatkan kunjungan wisata. “Harapannya dapat disiapkan secara maksimal sehingga wisatawan yang sudah mengagendakan terpuaskan dan merutinkan untuk berkunjung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.