Korupsi Bea Cukai, KPK Sita Kontainer Suku Cadang Ilegal di Semarang
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.
Taman Pintar Yogyakarta. /Antara
Harianjogja.com, JOGJA- Taman Pintar Yogyakarta sudah mulai dibuka untuk wisatawan sejak awal Juli, meski masih terbatas. Objek wisata ini mulai dikunjungi wisatawan, meski jumlah pengunjung belum kembali pulih dan masih didominasi kunjungan keluarga.
"Jumlah pengunjung tidak terlalu banyak. Masih landai, yaitu rata-rata sekitar 100 orang per hari," kata Kepala Bidang Taman Pintar Yogyakarta Afia Rosdiana, Sabtu (8/8/2020).
Meskipun jumlah kunjungan belum terlalu banyak, namun Afia memastikan, seluruh prosedur dan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona tetap diberlakukan secara tegas.
Baca juga: Syarat & Cara Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4
"Sejauh ini, memang lebih banyak wisatawan dari keluarga. Ada yang dari luar kota. Sedangkan untuk wisatawan rombongan belum masuk karena saat ini pun masih masa sekolah," katanya.
Ia menambahkan, Taman Pintar Yogyakarta juga belum menerima reservasi mengenai kunjungan rombongan meskipun sudah banyak yang menanyakan mengenai prosedur kunjungan rombongan ke Taman Pintar.
"Saya kira, biro perjalanan wisata pun masih menunggu perkembangan kebijakan dari pemerintah di masa pandemi seperti sekarang ini. Termasuk nanti kebijakan mengenai kegiatan sekolah karena segmen wisata di Taman Pintar adalah anak sekolah," katanya.
Baca juga: Pemerintah Disarankan Belajar dari China dan Korea dalam Pembukaan Sekolah
Sebelum masa pandemi, Taman Pintar Yogyakarta yang berada di Jalan Senopati rata-rata dikunjungi sekitar 3.000 orang per hari dan meningkat hingga dua hingga empat kali lipat pada masa libur sekolah.
Sedangkan sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan untuk wisatawan di antaranya, melakukan pengukuran suhu tubuh, mengatur jumlah wisatawan agar tidak terjadi penumpukan di salah satu wahana atau alat peraga, menempatkan hand sanitizer di tiap alat peraga, hingga menyediakan fasilitas pembelian tiket nontunai.
Wisatawan pun diminta untuk mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disiapkan, melakukan pemindaian barcode, selalu menjaga jarak dengan pengunjung lain.
Pada masa pandemi, belum semua wahana di Taman Pintar bisa dinikmati pengunjung. Wahana yang dibuka di antaranya Gedung Oval dan Gedung Kotak, Kampung Kerajinan, Bahari, dan Planetarium dengan jam kunjungan pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB.
Sedangkan wahana yang masih ditutup sebagai upaya mengurangi potensi penularan di antaranya Gedung PAUD dan wahana air menari serta alat peraga lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.