Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Pakar Informatika FTI UII Hendrik. /Istimewa-FTI UII.
Harianjogja.com, JOGJA—Masalah sulitnya memperoleh informasi wisata halal yang akurat, lengkap, dan terintegrasi di tingkat global mulai menemukan solusi baru.
Seorang pakar dari Jurusan Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Hendrik, berhasil mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menyatukan data wisata halal yang selama ini tersebar di berbagai platform.
Inovasi tersebut dituangkan dalam disertasi doktoralnya di Program Doktor Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada (UGM) berjudul “Konstruksi Graf Pengetahuan untuk Mengatasi Fragmentasi Pengetahuan pada Domain Pariwisata Halal: Metodologi Berbasis AI dengan Pengendalian Mutu Terintegrasi”. Penelitian itu resmi dipertahankan di hadapan dewan penguji pada 5 Januari 2026.
Solusi AI untuk Fragmentasi Data Wisata Halal
Selama ini wisatawan Muslim kerap harus membuka banyak sumber informasi berbeda, mulai dari platform ulasan wisata hingga dokumen sertifikasi halal, hanya untuk memastikan ketersediaan fasilitas ibadah maupun kuliner halal di destinasi tujuan.
Menurut Hendrik, kondisi tersebut terjadi karena sistem tourism knowledge graph yang berkembang secara global belum mampu mengakomodasi kebutuhan spesifik wisata halal berbasis syariat Islam.
Melihat persoalan itu, Hendrik mengembangkan sistem berbasis AI yang dirancang untuk mengatasi fragmentasi informasi wisata halal melalui tiga komponen utama.
SAFAROnto
SAFAROnto menjadi ontologi formal pertama yang secara khusus merangkum standar kepatuhan Islam dalam sektor wisata halal. Sistem ini terdiri atas 10 kelas utama dengan ratusan subkelas yang telah melalui validasi pakar dan memperoleh skor kepuasan tinggi.
Metode Ekstraksi LLM
Sistem ini memanfaatkan teknologi Large Language Models (LLM) seperti GPT-4o-mini untuk mengekstraksi data otomatis dari internet dengan tingkat akurasi mencapai 0,973.
Meski berbasis AI, sistem tersebut tetap melibatkan kontrol manusia guna memastikan sensitivitas terhadap nilai-nilai agama tetap terjaga.
Halal Tourism Knowledge Graph (HTKG)
Komponen berikutnya adalah Halal Tourism Knowledge Graph (HTKG), yakni basis data graf yang pada tahap uji coba mampu memuat 184.460 relasi antarentitas wisata dengan waktu respons sangat cepat, yakni di bawah 45 milidetik.
“Ini masih prototipe yang divalidasi melalui studi kasus di Jepang. Data yang tersedia saat ini belum cukup untuk merepresentasikan kondisi pariwisata halal secara global. Namun, yang berhasil kami buktikan adalah bahwa pendekatan dan metodologinya bisa bekerja, dan itu yang menjadi fondasi untuk pengembangan lebih lanjut," ujarnya.
Uji Coba di Jepang dan Tantangan Multibahasa
Hendrik mengakui riset tersebut masih berada pada tahap proof of concept dengan fokus awal pada ekosistem wisata halal di Jepang sebagai model pengembangan.
Ke depan, tantangan terbesar pengembangan sistem AI wisata halal ini adalah memperluas cakupan data dalam berbagai bahasa seperti Arab, Melayu, dan Turki agar informasi yang tersedia tidak hanya didominasi perspektif Barat.
Pengembangan teknologi AI untuk wisata halal tersebut juga mendapat pengakuan internasional melalui lima publikasi ilmiah yang terindeks Scopus dan IEEE Xplore sepanjang 2024 hingga 2025.
Selain untuk sektor pariwisata, metodologi AI yang dikembangkan Hendrik dinilai berpotensi diterapkan pada bidang lain yang membutuhkan validasi berbasis nilai syariah, seperti layanan kesehatan syariah hingga sertifikasi produk pangan halal agar informasi yang tersedia lebih transparan dan dapat diaudit oleh pakar agama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.