Advertisement
232 Personel Dikerahkan Cari Satu Korban Tenggelam Pantai Goa Cemara, Ini Kawasan yang Disisir
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabunganpencarian korban yang tenggelam akibat kecelakaan laut di Pantai Goa Cemara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). - Ist/dok
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan masih mencari satu dari tujuh korban yang tenggelam akibat kecelakaan laut di Pantai Goa Cemara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (6/8/2020) pagi. Namun, hingga Minggu (9/8/2020) malam, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
"Data korban kecelakaan laut Pantai Goa Cemara yang masih dalam pencarian adalah Akhmad Choirul F, laki laki empat tahun warga Cemoro, Tempel, Kabupaten Sleman," kata Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta Pipit Eriyanto dalam keterangan di Bantul, Minggu malam.
Advertisement
Baca juga: Penemuan Mayat di Jembatan Kretek, Polisi: Diperkirakan Sudah Mengapung 2 Hari
Menurut dia, dalam operasi pencarian pada hari keempat pada hari Minggu, tim SAR gabungan dengan sumber daya yang terlibat sebanyak 232 personel dibagi menjadi sembilan SRU (search rescue unit) untuk melakukan penyisiran darat dan penyisiran laut, namun hasilnya masih nihil.
Dia mengatakan, SRU I melakukan penyisiran darat dari Pantai Samas sampai Muara Progo menggunakan kendaraan amphibus, SRU II melakukan penyisiran darat dari Muara Progo - Pantai Samas menggunakan ATV, dan SRU III melakukan penyisiran darat dari Pantai Goa Cemara sampai Pantai Baru.
Baca juga: Pemkab Permudah Investor untuk Membangun Kereta Gantung di Menoreh
Kemudian SRU IV melakukan penyisiran darat dari Pantai Baru sampai Muara Progo, SRU V melakukan penyisiran laut dari Pantai Congot Kulon Progo sampai Samas menggunakan perahu jukung, dan SRU VI dan SRU VII melakukan penyisiran darat dari Pantai Trisik sampai Bugel Kulon Progo.
"Lalu dilakukan penyisiran udara dengan drone dua unit di Pantai Baru dan Pandansimo pada ketinggian 20 meter radius 400 meter, serta SRU IX, penyisiran udara menggunakan pesawat trike FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) DIY," katanya.
Dia mengatakan, peralatan utama yang digunakan dalam operasi pencarian korban kecelakaan laut pada Minggu antara lain sepeda motor trail, kendaraan rescue, rescue carrier, truck amphibious, beach patrol dan perahu jukung.
"Untuk situasi cuaca cerah berawan, sedangkan kondisi ombak pantai ketinggian berkisar empat meter, sementara untuk angin ke arah barat," katanya.
Sebelumnya, tujuh pengunjung objek wisata Pantai Goa Cemara pada Kamis (6/8) sekitar pukul 09.30 WIB dilaporkan terseret ombak pantai, dua orang ditemukan dan kemudian meninggal di rumah sakit. Sementara lima orang lainnya dalam pencarian Tim SAR Gabungan.
Kemudian pada Jumat (7/8) malam, satu korban ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal, selanjutnya pada Sabtu (8/8) secara berturut-turut Tim SAR menemukan tiga orang korban dalam kondisi meninggal, demikian Pipit Eriyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Daftar Empat Kebijakan Baru untuk Buruh yang Diumumkan Hari Ini
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- MayDay 2026, Bupati Sleman Gelar Dialog dengan Serikat Buruh
- Pameran Seni Sesa Bhaga Jogja, Angkat Isu Lingkungan di Ruang Unik
- Daftar KA Tambahan Jogja untuk Libur Panjang Mei, Cek di Sini
- Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan
- Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Mei 2026 Lengkap Tugu-Palur
Advertisement
Advertisement







