Buntut Ditemukannya Benda Mirip Bom di Masjid Kampus, UNY Perketat Keamanan

Gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta - Instagram @universitasnegeriyogyakarta
11 Agustus 2020 19:37 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--- Ditemukannya benda mencurigakan dengan ancaman ledakan bom di Masjid Al-Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Selasa (11/8/2020) membuat kampus berniat memperketat keamanan dan menambah CCTV. Saat ini pelaku peletakkan benda mencurigakan itu masih diselidiki kepolisian.

Rektor UNY, Sutrisna Wibawa mengungkapkan sejumlah kamera pengawas sebenarnya telah dipasang di beberapa titik di kampus. Namun, ia mengakui jangkauannya belum begitu luas sehingga ia berencana menambah jumlah kamera pengawas di kampus.

"Saya belum bisa komentar apa-apa. Kita hati-hati saja. Memang sudah ada CCTV, tapi akan kita perluas jangkauannya. Langkah ke depan akan kita intensifkan lagi keamanannya," kata Sutrisna pada Selasa.

Kampus UNY Selasa siang sempat digegerkan dengan penemuan sejumlah benda yang dicurigai sebagai bom rakitan di salah satu loker nomor 108 di Masjid Al-Mujahidin UNY. Benda mencurigakan yang diduga sebagai bom rakitan itu terbungkus tas hitam berisi rangkaian kabel, jam, amplop, kotak rokok, dan sebuah kertas yang bertuliskan “BOM! BILA TERIAK... MELAWAN MELEDAK BERSAMA...”

BACA JUGA: Landai, Hari Ini Hanya Dilaporkan Empat Pasien Baru Covid-19 di DIY

Benda ini ditemukan oleh petugas takmir masjid yang tengah membersihkan loker masjid. Adanya kejadian ini membuat Sutrisna berharap takmir masjid bisa waspada dan segera melaporkan ke petugas jika kembali menemukan barang mencurigakan.

"Kajian-kajian di masjid ini karena masih pandemi, belum bisa leluasa, masih kelompok kecil dan menjaga protokol Covid. Teman-teman takmir mohon lebih waspada terutama karena sehari-hari yang menjaga, kalau ada yang aneh segera dilaporkan," kata dia.

Ketua Takmir Masjid Al-Mujahidin UNY, Riski Nugraha Pamungkas menuturkan benda mencurigakan itu ditemukan oleh salah seorang petugas takmir lainnya di loker nomor 108. Saat ditemukan, benda itu nampak tidak baru-baru ini diletakkan di sana, melainkan sudah sejak beberapa waktu terakhir karena kondisi loker diliputi sarang laba-laba dan bubuk kayu.

"Kondisi laci kan banyak yang tertutup, tapi salah satu loker itu ada tulisan berupa ancaman. Awalnya kita mikir berupa bercandaan atau guyonan, tapi begitu dicek lagi ada benda yang menyerupai bom," kata Riski.

Menurutnya, sebelum penemuan ini tidak ada aktivitas lain yang mencurigakan di sekitar masjid maupun kampus. Sebab, sejak pandemi Covid-19 melanda, situasi masjid sepi karena kegiatan kajian dan ibadah berjemaah dikurangi. "Begitu ada penemuan ini kami langsung lapor satpam kampus lalu dilaporkan ke polisi," ujarnya.

Setelah melakukan pemeriksaan sementara, Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah memastikan benda mencurigakan yang ditemukan di masjid tersebut tidaklah membahayakan. Ia sementara ini sudah mem-backup berkas rekaman dari sejumlah kamera pengawas di sekitar lokasi.

"Berdasar hasil olah TKP maupun identifikasi dengan Polda, ditemukannya benda yang mencurigakan itu bukan sesuatu yang membahayakan," kata Deni.