Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Enam partai politik di Bantul resmi mengusung dan mendukung pasangan Suharsono dan Totok Sudarto (Noto) sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul dalam pilkada 9 Desember mendatang. Dukungan tersebut dibacakan dalam deklarasi Noto di kediaman Suharsono, Sewon, Bantul, Minggu (16/8/2020).
Enam partai tersebut adalah Gerindra, Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Lambang keenam partai ini juga muncul dalam spanduk deklarasi Noto. Dari pantauan di lokasi terlihat sejumlah petinggi partai politik pengusung Suharsono-Totok, di antaranya HM Gandung Pardiman dari Golkar, Ketua DPW Gerindra DIY Romo Nuryanto, Ketua DPW PPP Amin Zakaria.
Sementara dari PKS yang hadir adalah Sekretaris DPD PAN Bantul Agung Laksmono dan Anggota DPRD Bantul dari Fraksi PKS Ahmad Agus Sofwan, dan Ketua DPC Nasdem Bibit Rustamta. Namun dari PBB tidak nampak perwakilan yang hadir.“Total partai pengusung Noto ada enam partai. Tadi dari PBB izin tidak bisa hadir tapi sudah resmi mendukung Noto,” kata Ketua Tim Sukses Pemenangan Suharsono-Totok, Arif Iskandar.
Baca Juga: Deklarasi Bakal Calon Bupati Bantul, Hamdan Handoko Mengklaim Didukung Parpol Poros Tengah
Arif mengatakan, selain perwakilan partai pengusung yang hadir, sejumlah perwakilan relawan yang sudah terbentuk dari tingkat kecamatan sampai RT juga hadir. Pihaknya sengaja menghadirkan perwakilan sebagai bentuk ketaatan dalam menjaga protokol kesehatan Coronavirus Disease atau Covid-19.
Menurut dia, deklarasi tersebut digelar sebagai bentuk keseriusan partai dan relawan dalam mengusung sekaligus mendukung Noto dalam pilkada 2020 ini. Sampai saat ini pihaknya sudah membentuk 8500 relawan atau kader di 17 kecamatan, desa, dusun, hingga RT. Ia mengklaiam relawan masih terus bertambah sebagai bentuk kecintaan masyarakat terhadap kepemimpinan Suharsono untuk melanjutkan di periode kedua ini.
Saat ini pihkanya masih terus mendekati Partai Amanat Nasional dan Demokrat untuk ikut bergabung bersama mengusung Noto. “Kami masih menunggu PAN dan Demokrat, masih ada waktu mereka bergabung sebelum pendaftaran pada 4-6 September mendatang,” ucap Arif.
Baca Juga: Tambah 33 Orang, Kasus Positif Corona DIY Tembus Angka Seribu
Sementara itu pantauaun di lokasi ratusan orang memadati aula di kompleks kediaman Suharsono. Dalam proses deklarasi memang undangan yang hadir sudah menjaga jarak sesuai dengan penataan kursi yang berjarak, namun setelah deklarasi terjadi kerumunan sehingga rawan terjadi penularan virus Corona. Panitia penyelenggara mengklaim rangkaian acara sudah sesuai protokol kesehatan Covid-19.
Deklarasi dukungan Noto ini menghadirkan Ndarboy Genk untuk menghibur ratusan orang. penyanyi yang memiliki nama asli Heralius Daru Indrajaya itu menyanyikan beberapa lagu dihadapan ratusan relawan dan pendukung Noto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.