Sharp Aquos Wish6, HP Entry-Level dengan AI Pendeteksi Penipuan
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Lokasi penemuan situs purbakala yang diduga adalah candi di Desa Bintaran Kulon, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (18/8/2020)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah situs purbakala yang diduga adalah candi ditemukan di Desa Bintaran Kulon, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (18/8/2020) pagi.
Situs tersebut berupa struktur candi berasal dari batu putih berbentuk kotak dengan panjang 190 sentimeter dan lebar 190 sentimeter. Batu lainnya tampak berserakan di tengah kebun tebu, milik Sariman, 69, warga Kradenan, Srimulyo, Piyungan.
BACA JUGA: Masyarakat Jogja yang Inginkan Uang Pecahan Rp75.000 Diminta Sabar, Ini Alasannya
Salah satu petugas kepolisian khusus cagar budaya dari BPCB DIY Eko Yulianto mengatakan dirinya bersama beberapa petugas lainnya ingin mengecek dan membuktikan terkait kebenaran laporan dari Komunitas Kandang Kebo yang menyatakan ada penemuan candi di kawasan tersebut.
“Sementara kami hanya dapatkan struktur yang tampak dari batu putih. Kami akan susun laporan dan diberikan kepada bagian perizinan dan pemanfaatan BPCB DIY. Jadi kami belum bisa simpulkan, karena itu bukan kewenangan kami,” kata Eko di temui di lokasi penemuan.
Heri Kuswanto, 38, warga Bintaran Kulon RT 03 Srimulyo, Piyungan mengungkapkan penemuan ini bukanlah hal yang mengejutkan. Sebab, lokasi penemuan situs kali ini hanya berjarak 500 meter dari Situs Payak, bangunan abad ke-9 dan kali pertama ditemukan pada tahun 1970 di Dukuh Payak, Desa Srimulyo, Piyungan.
BACA JUGA: Viral Baju Adat China di Uang Baru Rp75.000, Begini Penjelasan BI
“Coba lihat dan ditarik lurus, jaraknya hanya setengah kilometer dari Situs Payak. Kemungkinan juga ini juga petirtaan seperti Situs Payak,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Dusun Cikal, Srimulyo, Piyungan, Setyo Handoko mengungkapkan, lokasi penemuan situs ini sangat berdekatan dengan dua lokasi penemuan situs lainnya sebelumnya. Beberapa tahun lalu, tepatnya di 2006, warga sempat menemukan adanya bangunan menyerupai sumur di bagian utara situs yang ditemukan sekarang.
“Itu kelihatan ada bekas sumur yang sekarang tertutup pepohonan. Situs lain juga sempat ditemukan di dekat lokasi ini, beberapa tahun lalu,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Saparan Cokrodiningratan kembali digelar di Jogja. Tradisi Jawa ini menjadi momentum melestarikan budaya, mempererat kerukunan, dan berbagi sedekah.
Sleman menjadi Penyaji Terbaik I Festival Kethoprak DIY 2026 dengan nilai 2.397. Simak hasil lengkap dan pesan juri.
Eko Yuli Irawan diproyeksikan tampil di Asian Games keenam di Aichi-Nagoya 2026 setelah masuk tim angkat besi Indonesia.
Meta deskripsi: KPK menyita dokumen, HP, dokumen elektronik, dan CCTV setelah menggeledah 15 lokasi terkait kasus Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.
BGN memperketat pengawasan keamanan pangan MBG di 27.489 SPPG, mulai dari persiapan bahan hingga pemeriksaan makanan sebelum dikonsumsi siswa.