Telah Kantongi Rekomendasi, Gua Pindul Dibuka

Gua Pindul, Gunungkidul. - JIBI
18 Agustus 2020 16:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul telah memberikan rekomendasi uji coba pembukaan wisata secara terbatas kepada Objek Wisata Gua Pindul, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo. Destinasi wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des) Maju Mandiri ini akan melaksanakan uji coba pembukaan wisata pada Rabu (19/8/2020) besok.

“Ya kami sudah keluarkan rekomendasi untuk Gua Pindul, dan pada Rabu besok objek wisata ini sudah bisa melakukan uji coba pembukaan wisata dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono, kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Harry mengatakan operasional kawasan goa Pindul selama uji coba akan dilakukan pada pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB. Sebelum memasuki area wisata, pengunjung harus mengisi data pribadi menggunakan aplikasi Visiting Jogja. Selama di dalam area wisata, pengunjung wajib mengenakan masker serta jaga jarak minimal satu meter. Adapun kuota kunjungan di destinasi ini dibatasi maksimal 50 persen dati total kapasitas. Artinya kata Harry, hanya 1.500 wisatawan per hari yang boleh memasuki Gua Pindul.

"Selain itu rombongan wisatawan yang diperbolehkan masuk maksimal hanya 10 orang dan setiap kunjungan itu harus dijeda agar tidak terjadi penumpukan," ujarnya.

Guna memastikan uji coba ini berjalan lancar dan tidak menyalahi protokol kesehatan, Dispar akan melakukan pemantauan bersama BUM-Des Maju Mandiri. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan 10 operator wisata di Gua Pindul agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Terpisah, Direktur BUM-Des Maju Mandiri, Saryanta, mengatakan Gua Pindul akan melaksanakan uji coba pembukaan wisata secara terbatas. Ini berlaku untuk seluruh kawasan Goa Pindul meliputi Goa Pindul, Rafting Sungai Oya, Goa Gelatik, Goa Sriti, Telaga Mriwis Putih, Goa Sioyot, Goa Kristal dan Bejiharjo Edupark (

Saryanta mengatakan dalam pendataan wisatawan, selain mengisi data diri di aplikasi Visiting Jogja, pengunjung juga didata oleh petugas operator wisata. Data itu kemudian dilaporkan kepada BUM-Des. Pendataan ini dimaksudkan untuk mengontrol jumlah kunjungan per hati yang telah dibatasi hanya 1.500 wisatawan.

"Kami bekerja sama dengan Puskesmas II Karangmojo. Petugas dari puskesmas itu akan memeriksa setiap kondisi kesehatan wisatawan," ujarnya.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengaku telah meninjau kesiapan pengelola Gua Pindul dalam mengahadapi uji coba pembukaan wisata besok. Menurutnya infrastruktur penunjang penerapan protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan sudah tersedia, dan jumlahnya cukup.

“Tadi saya tekankan kepada pengelola untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan, agar tidak penularan Covid-19 di tempat wisata," ucapnya.